
Konawe, fakta1.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe menggelar rapat kerja persiapan Jambore Cabang, yang diikuti oleh 28 Kwartir Ranting (Kwarran) dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Konawe.
Rapat kerja ini menjadi langkah awal koordinasi dan pemantapan kesiapan pelaksanaan kegiatan Jambore Cabang Pramuka Kabupaten Konawe, yang akan melibatkan peserta dari tingkat SMP se-Konawe.
Sekretaris Kwarcab Konawe, Kak Pelita, menegaskan pentingnya sinergi antar-ranting dalam menyukseskan kegiatan besar kepramukaan tersebut. Ia berharap seluruh unsur panitia dan pembina dapat berperan aktif dalam mewujudkan kegiatan yang edukatif, membangun karakter, serta mempererat persaudaraan antar-Pramuka penggalang.
“Persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan kegiatan. Kami ingin jambore ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi benar-benar memberikan nilai pembelajaran dan pengalaman bagi adik-adik peserta,” ujar Kak Pelita saat diwawancarai, Rabu malam (8/10/2025).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Jambore Cabang tahun 2025 ini akan diikuti oleh Pramuka Penggalang tingkat SMP dari seluruh wilayah Kabupaten Konawe.
“Kegiatan ini akan melibatkan peserta dari 68 SMP ditambah beberapa Madrasah Tsanawiyah (MTs), sehingga diperkirakan jumlah peserta akan mencapai lebih dari seribu orang,” jelasnya.
Menurut Kak Pelita, besarnya jumlah peserta tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi panitia dan seluruh ranting untuk menyiapkan segala sesuatunya dengan baik.

“Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe kini tengah mematangkan seluruh aspek teknis dan nonteknis, karena persiapan ini sudah memasuki tahap mendesak agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara maksimal,” tambahnya.
Rapat kerja ini juga dihadiri oleh Ketua Panitia Jambore Cabang, Dr. Suriyadi, S.Pd., M.Pd., yang dalam keterangannya menegaskan pentingnya partisipasi penuh dari seluruh ranting dan gugus depan (Gudep) yang telah terbentuk.
“Kita upayakan minimal 80 persen ranting bisa ikut berpartisipasi. Harapannya, seluruh Gudep yang sudah terbentuk dapat terlibat dalam kegiatan ini,” ujar Dr. Suriyadi.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 28 ranting, dan setiap ranting memiliki 2 hingga 3 Gudep, sehingga secara keseluruhan peserta yang direncanakan mencapai sekitar 800 hingga 1.000 orang.
Lebih lanjut, Dr. Suriyadi memaparkan bahwa fokus utama rapat kali ini adalah membahas keikutsertaan peserta secara totalitas, memastikan kesiapan kegiatan di lapangan, serta menyeleksi calon peserta yang akan mewakili Kwarcab Konawe ke tingkat provinsi.
“Jambore ini harus menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan bagi peserta didik. Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum membangun semangat kebersamaan dan kemandirian,” tegasnya.
Selain membahas teknis kegiatan, rapat tersebut juga menyoroti kesiapan lokasi dan pembagian tugas antar-panitia. Sekretaris Kwarcab, Kak Pelita, mengapresiasi semangat dan komitmen seluruh panitia yang hadir dalam memastikan kegiatan berjalan lancar dan sukses.
Rencananya, Jambore Cabang Pramuka Kabupaten Konawe tahun 2025 akan digelar pada bulan November mendatang, dengan melibatkan peserta dari seluruh tingkat SMP dan MTs se-Konawe. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter, memperkuat nilai kebersamaan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan generasi muda Pramuka Konawe.










Tinggalkan Balasan