Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6416 Lihat semua

Fakta1.com, Makassar — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Selasa (01/07/2025).

Dalam aksinya, massa aksi berorasi secara bergantian dengan menggunakan mobil truk sebagai panggung orasi. Mereka juga membakar ban bekas dan membentangkan spanduk bertuliskan “79 TAHUN BHAYANGKARA, MENDESAK PRABOWO COPOT KAPOLRI.”

Jaringan Media
Ikuti juga perkembangan berita nasional, hukum, politik, dan dinamika daerah di Katasulsel.com, portal berita yang menyajikan laporan aktual dan terpercaya dari berbagai wilayah di Indonesia.

Fajar Wasis, selaku Jenderal Lapangan, menyampaikan dalam orasinya bahwa menjelang peringatan HUT ke-79 Bhayangkara, seharusnya institusi kepolisian mampu menjadi garda terdepan dalam membangun kembali kepercayaan publik dan menerapkan prinsip-prinsip yang selama ini mereka gaungkan, yaitu melindungi dan mengayomi masyarakat. Namun, realitasnya banyak tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian terhadap masyarakat sipil maupun mahasiswa.

Ia juga menekankan bahwa peringatan HUT ke-79 Bhayangkara tidak semestinya hanya menjadi ajang seremonial, melainkan menjadi momentum awal untuk membenahi institusi kepolisian dari krisis kepercayaan masyarakat.

“HUT ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah awal merekonstruksi institusi yang kini krisis kepercayaan,” tegas Fajar.

Jaringan Media
Ikuti juga perkembangan berita nasional, hukum, politik, dan dinamika daerah di Katasulsel.com, portal berita yang menyajikan laporan aktual dan terpercaya dari berbagai wilayah di Indonesia.

Lebih lanjut, Fajar juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena dinilai gagal memimpin institusi kepolisian.

“Kami mendesak Presiden Prabowo agar segera mencopot Kapolri Listyo Sigit. Kepemimpinannya gagal dan tidak becus,” ujarnya.

Sementara itu, La Ode Ikra Pratama, yang akrab disapa Banggulung dan menjabat sebagai Panglima Besar GAM, juga menyampaikan dalam orasinya bahwa institusi kepolisian perlu direkonstruksi ulang. Menurutnya, banyak tindakan represif terhadap mahasiswa dan masyarakat sipil yang menunjukkan bahwa Kapolri saat ini tidak mampu menjadi pemimpin tertinggi yang berintegritas.

“Kami muak dengan gaya kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo. Kepemimpinannya lemah dan cenderung pecundang. Presiden Prabowo harus segera mengambil sikap,” tegas Banggulung.

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.