Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6667 Lihat semua

FAKTA1.COM, SIDRAP — Pelaksanaan Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M yang digelar An-Nur Maarif di Masjid Agung Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidenreng Rappang memasuki hari kedua, Selasa (31/3/2026), dengan fokus utama pada pendalaman rukun haji dan kesiapan kesehatan jamaah.

Sebanyak 850 Calon Jamaah Haji (CJH) reguler dan plus tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak hari pertama.

Suasana penuh khidmat terlihat saat para peserta menyimak materi inti yang menjadi fondasi sahnya ibadah haji.

Dalam pemaparannya, Ustadz Wahyudin M Yapid menegaskan bahwa rukun haji merupakan inti ibadah yang tidak bisa ditinggalkan. Ia mengingatkan seluruh jamaah untuk benar-benar memahami dan menguasai setiap tahapannya.

“Rukun haji adalah bagian paling mendasar yang tidak boleh ditinggalkan. Jamaah harus memahami dan mampu melaksanakannya dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rukun haji terdiri dari ihram (niat), wukuf di Arafah, tawaf ifadlah, sai, tahalul, dan tertib. Seluruh rangkaian tersebut wajib dilaksanakan secara berurutan dan tidak dapat digantikan dengan denda (dam). Jika salah satu ditinggalkan, maka ibadah haji dinyatakan tidak sah.

Sementara itu, Ustadz Rahmat Salim menambahkan bahwa selain pemahaman teknis, kesiapan mental juga menjadi faktor

penting agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan khusyuk.

Usai materi rukun haji, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan kesehatan sebagai bagian dari persiapan menyeluruh. Para jamaah diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kondisi fisik, mengingat ibadah haji membutuhkan stamina yang kuat.

Peserta diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan makanan, memperbanyak istirahat, serta rutin memeriksakan kesehatan sebelum keberangkatan.

Diketahui, jamaah haji reguler asal Sidrap tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 2 dan kloter 40. Kloter 2 dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 dengan jumlah 387 jamaah.

Sementara kloter 40 akan masuk asrama pada 19 Mei 2026 bersama jamaah dari Kabupaten Maros dengan jumlah 364 jamaah. Secara keseluruhan, total jamaah haji asal Sidrap mencapai 751 orang.

Melalui manasik akbar ini, para jamaah diharapkan memiliki pemahaman yang utuh, baik secara spiritual maupun fisik, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dengan lancar, tertib, dan meraih predikat haji mabrur. (Fs)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.