Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6830 Lihat semua


FAKTA1.COM, SIDRAP –  Kejadian penikaman Imam Masjid Nurul Huda beberapa waktu lalu menyisakan trauma mendalam bagi jamaah.  Kejadian tersebut memicu keresahan warga Baranti, khususnya terkait maraknya aktivitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan.  Tidak hanya di masjid, ODGJ juga dilaporkan kerap berkeliaran di sekitar minimarket, bahkan mengancam karyawan.

Seorang jamaah Masjid Nurul Huda mengungkapkan rasa takutnya untuk kembali beribadah di masjid.  “Saya takut pak ke masjid setelah kejadian kemarin.  Nanti datang lagi melakukan hal serupa,” ujarnya.  Ketakutan ini diperparah dengan keberadaan ODGJ lain yang masih berkeliaran di wilayah Baranti.

Muhammad Erdin Nova, pegawai Indomart, bahkan mengaku ingin berhenti kerja karena sering diancam ODGJ yang mengambil barang tanpa membayar.  “Saya selalu ganti rugi

kalau ada barang diambil tidak bayar.  Jika pengunjung sepi, terpaksa kami tutup toko takut kalau datang lagi ODGJ tersebut dan mengancam kami lagi,” tuturnya.  Pihak Alfamart telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Kejadian ini tentu menimbulkan kekhawatiran akan adanya korban selanjutnya.  Warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menjamin keamanan dan ketentraman masyarakat Baranti.  “Kami berharap agar tidak ada korban lagi, dan aktivitas kami bisa kembali normal,” harap warga.  Laporan telah disampaikan kepada pihak kepolisian, dan diharapkan segera ada solusi untuk mengatasi permasalahan ini.