
Konawe — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Konawe, Nasrudin, SH., MH, menyatakan Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Saponda Darat dan Saponda Laut. Selasa 13 Januari 2026
Nasrudin mengatakan, penyaluran bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Kami bergerak berdasarkan hasil pendataan yang valid dari BPBD Konawe dan pemerintah desa setempat. Prinsip kami adalah memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bersifat mendesak untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Menurutnya, kondisi di lapangan menuntut respons cepat agar warga tidak mengalami kesulitan berkepanjangan. “Bantuan sembako dan kebutuhan sandang ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, khususnya dalam masa awal pascabencana,” ucapnya.
Nasrudin juga menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan telah melalui mekanisme koordinasi lintas sektor di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe. Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe dan melibatkan Dinas Keuangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, serta BPBD Konawe.
- Fakta Mengejutkan di Sidrap: 9 Ibu Hamil Alami KEK, Mahasiswa Unhas Luncurkan Program “SEHATI” Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan
- Bupati Sidrap Siapkan Perayaan Kemerdekaan yang Beda, Karnaval Pertanian hingga Gerak Jalan Bakal Meriahkan Agustus
- Warga Sidrap Mulai Diajak Ubah Sampah Jadi Bernilai, Mahasiswa Unhas Kenalkan Gerakan 3R di Desa Bola Bulu
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Koordinasi ini penting agar penanganan bencana berjalan terintegrasi dan tidak tumpang tindih antarinstansi,” terangnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan
Bantuan yang disalurkan berupa sembako, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, gula, dan teh. Selain itu, diserahkan pula bantuan non-pangan berupa selimut, pakaian, celana, serta sandal.
- Fakta Mengejutkan di Sidrap: 9 Ibu Hamil Alami KEK, Mahasiswa Unhas Luncurkan Program “SEHATI” Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan
- Bupati Sidrap Siapkan Perayaan Kemerdekaan yang Beda, Karnaval Pertanian hingga Gerak Jalan Bakal Meriahkan Agustus
- Warga Sidrap Mulai Diajak Ubah Sampah Jadi Bernilai, Mahasiswa Unhas Kenalkan Gerakan 3R di Desa Bola Bulu
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Terkait pelaksanaan di lapangan, Nasrudin mengakui adanya kendala utama, khususnya pada aspek sarana dan transportasi menuju lokasi terdampak. Hal ini disebabkan banyaknya kapal milik masyarakat yang turut mengalami kerusakan akibat bencana. “Namun kendala tersebut tidak mengurangi komitmen kami untuk tetap menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, Nasrudin menegaskan Dinas Sosial Konawe akan terus memperkuat koordinasi dengan BPBD dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Ia menyebut, pihaknya juga telah memprogramkan langkah-langkah penanganan dan mitigasi bencana sesuai dengan instruksi Bupati Konawe.
“Harapannya, penanganan bencana ke depan dapat dilakukan lebih cepat, terencana, dan meminimalkan dampak bagi masyarakat,” pungkasnya.








Tinggalkan Balasan