Karnaval Advansia Dorong Pertanian Modern, Petani Sidrap Dapat Ilmu dan Produk Berkualitas

  • Bagikan

📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!

Join WhatsApp
Silakan Bagikan:

FAKTA1.COM, SIDRAP— Karnaval Advansia berlangsung semarak di Gedung Beras PB.35, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Rabu (11/2/2026), dalam rangka perayaan Hari Jadi Advansia ke-15.

Perwakilan petani dari Sidrap, Soppeng, dan Wajo, serta penyuluh pertanian, mengikuti kegiatan yang menjadi sekolah lapang, memberikan pelatihan bertani modern, penggunaan produk pertanian, dan teknologi pertanian terbaru.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, turut hadir dan menekankan manfaat kehadiran Advansia bagi masyarakat petani.

“Advansia tidak hanya menjual produk, tapi juga memberikan ilmu, teknologi, dan kemudahan bagi petani. Kalau dibandingkan era 80-an dan 90-an, bertani di 2026 sudah sangat mudah dan modern. Kehadiran Advansia adalah berkah bagi petani dan daerah,” katanya.

Ia selanjutnya menegaskan pentingnya transformasi pertanian modern, untuk menekan biaya produksi namun dapat memberi hasil yang tinggi.

“Target kami produksi 10 ton per hektar, dan kami yakin itu bisa tercapai. Mulai dari biaya olah tanah, benih, pupuk, herbisida, sampai panen, semuanya harus seragam agar pertanian modern berjalan optimal,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan dukungan pemerintah untuk petani, termasuk irigasi modern, listrik masuk sawah di 5.200 titik, perbaikan bendung dan irigasi sekunder dari 2 meter menjadi 4 meter, serta pembangunan bendungan di Panca Lautang.

“Kami wajibkan semua pejabat turun ke sawah. Sebagai anak petani, saya tahu kultur Sidrap, kita harus perkuat pertanian tradisional menjadi modern,” tambahnya.

Bupati Syaharuddin juga mendorong keberlanjutan sekolah lapang. “Jangan hanya sekali setahun. Buat sekolah lapang rutin bagi semua kelompok tani. Semua program pertanian modern harus menyeluruh, mulai dari benih, pupuk, herbisida, sampai panen. Dengan dukungan pemerintah dan Advansia, petani Sidrap bisa maju dan sejahtera,” tuturnya.

Brand Ambassador Advansia, Bang Narji, menyampaikan menjadi petani merupakan profesi paling mulia di dunia. “Petani bekerja memberi makan, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk masyarakat seluruh dunia. Saya bangga menjadi petani karena jerih payah kita bisa dinikmati orang lain,” katanya.

Ia juga mengajak orang tua menyekolahkan anak-anak agar menjadi petani yang baik. “Jangan ragu menyekolahkan anak-anak kita menjadi petani, karena ini profesi yang mulia. Kita harus bangga menjadi petani dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Senior Product Manager Advansia, Dinar Murjani, mengatakan PT Advansia Indotani merayakan ulang tahun ke-15. “Kami memiliki kantor di empat negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Bangladesh, dan Myanmar, dan saat ini dipimpin oleh National Sales Manager yang baru,” katanya.

Dinar mengungkapkan, Advansia memiliki produk-produk dengan ciri khas huruf A, yang merupakan filosofi perusahaan. “Kami berharap produk kami menjadi pilihan nomor satu petani Sidenreng Rappang, dan kami siap menyediakan produk-produk terbaik dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjaga,” kuncinya.(*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *