
JAKARTA – Drama politik yang bikin netizen garuk-garuk kepala kembali muncul. Kali ini bintang utamanya Presiden Jokowi dan sahabat setia para anggota DPR. Ceritanya soal revisi UU KPK 2019—yang katanya “ini murni inisiatif DPR, gua nggak tanda tangan” itu—ternyata kena cek fakta ala anggota DPR yang lagi asyik scroll dokumen.
Anggota Komisi III, Hinca Panjaitan, nggak sungkan-sungkan buka fakta di Kompleks DPR, MPR, dan DPD, Senin (23/2/2026). Katanya, “Bro, bikin undang-undang itu nggak kayak bikin playlist Spotify. DPR nggak bisa jalan sendiri tanpa pemerintah. Jadi klaim nggak tanda tangan itu… yah, lucu banget.”
Hinca bilang, dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, tanpa surat presiden (surpres) dan tim resmi pemerintah, DPR nggak bisa asal ngacak. “Kalau Presiden bilang nggak setuju, tapi dokumennya ada semua? Ya… netizen aja yang percaya kalau drama politik itu cuma series Netflix,” imbuhnya sambil senyum tipis.
Abdullah, satu anggota DPR lainnya, menambahkan bumbu satire. “Katanya Presiden nggak ikut campur, padahal tim pemerintah duduk bareng DPR sejak awal. Ini kayak bilang lu nggak ikut kerja kelompok, tapi semua chat grup ada nama lu di situ.”
Masih kurang? Nasyirul Falah Amru ikut nimbrung. Falah pegang bukti: surat presiden 11 September 2019 yang menugaskan Menteri Hukum dan HAM plus Menteri PANRB untuk jadi wakil pemerintah. Bahkan saat pengambilan keputusan pada 17 September 2019, pemerintah nyatakan setuju. Jadi kalau ada yang bilang ini murni DPR, ya… ya ampun, dokumen ngeliatin kita sambil ngakak.

Yang bikin publik geleng-geleng kepala, Jokowi sendiri beberapa minggu lalu bilang setuju untuk kembalikan UU KPK ke versi sebelum revisi 2019. Pernyataan itu keluar usai nonton pertandingan Persis Solo vs Madura United di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2/2026). Katanya, “Ini murni DPR, gua nggak tanda tangan.”
Netizen? Langsung bikin meme, komentar, dan thread panjang di Twitter. Ada yang bilang, “Ini kayak spoiler film, tapi versi politik. Semua orang tahu ending-nya, tapi tetap aja drama.”
Intinya, revisi UU KPK 2019 tetap jadi bahan ngobrol seru. Fakta dokumen DPR vs narasi Presiden jadi tontonan gratis buat rakyat, sambil geleng-geleng kepala dan sesekali ketawa. Politik emang kadang kayak stand-up comedy, cuma bedanya… yang ini live action. (*)










Tinggalkan Balasan