Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6962 Lihat semua

MEDAN | FAKTA1.COM – Genderang perang terhadap narkotika kembali ditabuh kencang di wilayah hukum Polrestabes Medan. Kawasan bantaran Rel Kereta Api (KA) Tembung yang selama ini dikenal “licin” kembali diguncang penggerebekan besar-besaran oleh Tim Satres Narkoba pada Sabtu (24/4).

Tidak sekadar menangkap pelaku, petugas juga mengambil tindakan ekstrem dengan membumihanguskan lapak-lapak yang menjadi tempat transaksi barang haram tersebut.

Dua Titik Jadi Target Operasi
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, menyasar dua titik krusial di Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, yakni Gang Nusa Indah dan Gang Pisang.

Dalam penggerebekan dramatis tersebut, petugas berhasil meringkus empat orang pria yang diduga kuat sebagai pemain lama dalam jaringan ini. Identitas para pelaku yang diamankan adalah:

DS (40), AF (20) SH (37), ZS (48).

Barang Bukti Tak Sedikit: Sabu Hingga Ganja Disita
Dari tangan keempat pelaku, polisi mengamankan paket narkotika dalam jumlah yang cukup fantastis untuk skala penggerebekan wilayah. Sebanyak 10 paket sabu seberat 10,59 gram siap edar berhasil disita.

“Selain sabu, kami juga menyita paket ganja kering, timbangan elektrik, alat hisap (bong), uang tunai hasil penjualan, serta puluhan plastik klip kosong,” tegas Kompol Rafli saat memberikan keterangan pada Minggu

(26/4).

Lapak Narkoba “Dibumihanguskan”
Ada pemandangan berbeda dalam operasi kali ini. Merasa geram karena praktik jual-beli narkoba kembali muncul di lokasi yang sebelumnya sudah pernah dibersihkan, petugas memutuskan untuk menghancurkan seluruh infrastruktur pendukung para pengedar.

Lapak-lapak kayu yang digunakan sebagai tempat mengonsumsi narkoba di pinggir rel dihancurkan dan dibakar di tempat agar tidak bisa digunakan kembali.

“Kami memantau kembali ada aktivitas di sini setelah sebelumnya sempat kami bersihkan. Ini adalah bentuk komitmen kami. Kami hadir untuk menjaga generasi bangsa,” ujar Rafli dengan nada tegas.

Peringatan Keras: Jangan Coba-Coba Melawan!
Kompol Rafli menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dengan peredaran narkoba yang mengancam masa depan anak muda. Ia pun melayangkan peringatan keras bagi para bandar dan pengedar yang nekat beroperasi di wilayahnya.

“Kami pastikan tindakan tegas dan terukur akan dilakukan bagi siapa saja yang berani melawan, terlebih jika sampai mengancam nyawa petugas di lapangan,” pungkasnya.

Kini, keempat pelaku beserta seluruh barang bukti telah diboyong ke Mapolrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan pengembangan jaringan di atasnya.

(TIM INVESTIGASI)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.