
SIDRAP, FAKTA1.COM – Stadion Ganggawa, Pangkajene, menjadi saksi bisu keperkasaan Kilau 99 dalam lanjutan babak 16 besar Sidrap Cup 2026, Kamis (18/6/2026). Sempat dibuat frustrasi di paruh pertama, skuad asuhan Mubarak Tahir tampil mengamuk di babak kedua untuk melumat Bhayangkara FC dengan skor telak 4-1.
Kemenangan impresif ini tidak hanya mengantar Kilau 99 ke babak perempat final, tetapi juga menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara turnamen bergengsi ini.
Babak Pertama: Duel Sengit Berdarah Muda vs Pengalaman
Laga bertajuk big match ini menyajikan benturan filosofi yang menarik. Bhayangkara FC yang diarsiteki Basir turun dengan jersey hitam-hitam, mengandalkan determinasi talenta muda U-20 PSM Makassar seperti Maldini dan Rahmat Latif. Di kubu lawan, Kilau 99 yang dibalut jersi kombinasi biru, kuning, dan putih, mengandalkan kematangan barisan pemain berpengalaman seperti Erwin Gutawa, Reza, Firman, dan Rifaldi.
Sejak menit awal, Kilau 99 langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan jam terbang tinggi, mereka mengurung pertahanan Bhayangkara FC. Namun, disiplinnya lini belakang Bhayangkara FC serta performa heroik sang penjaga gawang membuat peluang emas Kilau 99—termasuk sebuah eksekusi tendangan bebas mematikan di dekat kotak penalti—selalu mentah.
Bhayangkara FC bukan tanpa perlawanan. Mengandalkan kecepatan para young guns-nya, mereka beberapa kali merepotkan lewat skema serangan balik cepat. Jual beli serangan yang ketat dan tensi tinggi bahkan memaksa wasit merogoh kartu kuning untuk pemain Bhayangkara FC. Kendati demikian, hingga 2 menit tambahan waktu babak pertama usai, papan skor tetap kaku di angka 0-0.
Babak Kedua: Pesta Gol dan Sihir Tendangan Melengkung
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan berubah total. Tempo permainan meningkat drastis. Kilau 99 yang mengevaluasi strategi di ruang ganti langsung tampil menggebrak.
Menit ke-50 (1-0): Kebuntuan akhirnya pecah! Sang predator bernomor punggung 90, Irman, berhasil mengoyak jala Bhayangkara FC. Gol ini menjadi titik balik sekaligus meruntuhkan mental bertanding lawan.
.katasulsel-trending-unique{ background: linear-gradient(135deg, #1e90ff 0%, #ff7f50 100%); padding:20px; margin:30px 0; border-radius:12px; color:#fff; font-family:Arial, sans-serif; } .katasulsel-trending-unique-title{ font-weight:700; font-size:18px; margin-bottom:16px; text-transform:uppercase; text-align:center; letter-spacing:1px; } .katasulsel-trending-unique-item{ display:flex; align-items:center; margin-bottom:12px; transition: transform 0.2s; background: rgba(255,255,255,0.1); padding:8px; border-radius:8px; } .katasulsel-trending-unique-item:hover{ transform: translateX(4px); background: rgba(255,255,255,0.2); } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:80px; height:55px; object-fit:cover; border-radius:6px; margin-right:12px; flex-shrink:0; } .katasulsel-trending-unique-item div{flex:1; min-width:0;} .katasulsel-trending-unique-item a{ color:#fff; font-weight:600; text-decoration:none; } .katasulsel-trending-unique-item a:hover{text-decoration:underline;} .katasulsel-trending-unique-meta{ font-size:11px; color:#eee; margin-top:2px; } @media screen and (max-width:768px){ .katasulsel-trending-unique-item{ flex-direction:row; } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:60px; height:40px; margin-right:10px; } .katasulsel-trending-unique-title{font-size:16px;margin-bottom:12px;} }
Menit ke-70 (3-0): Stadion Ganggawa bergemuruh hebat berkat aksi magis Reski Eka. Pemilik nomor punggung 23 ini melepaskan tendangan melengkung spektakuler dari sudut lapangan. Bola yang berputar indah gagal dihalau kiper Bhayangkara FC, Rifki, dan bersarang telak di pojok gawang. Sebuah golazo!
Menit ke-78 (4-0): Dominasi Kilau 99 makin tak terbendung. Irman kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk mencetak brace (gol kedua) sekaligus memperlebar jarak menjadi 4-0.
Menolak menyerang pasrah, Bhayangkara FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang Kilau 99. Adit (No. 9) yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan kiper lawan, mengubah skor menjadi 4-1.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit setelah tambahan waktu dua menit, skor 4-1 untuk kemenangan telak Kilau 99 tetap tidak berubah.
Menatap Babak 8 Besar: SF Gold Sudah Menanti
Ditemui usai laga, pelatih Kilau 99, Mubarak Tahir, tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya atas grafik performa anak asuhnya yang melonjak tajam di babak kedua.
”Pada babak pertama kita lihat para pemain belum menunjukkan performa yang baik. Namun setelah memasuki babak kedua, semua pemain tampil gemilang sehingga mampu mencetak gol,” ungkap Mubarak bangga.
Meskipun merayakan kemenangan besar ini, Mubarak menegaskan bahwa timnya tidak boleh jemawa. Di babak delapan besar nanti, tantangan berat sudah menunggu dalam wujud SF Gold.
Mubarak menyatakan bahwa timnya sudah mulai fokus dan mempersiapkan strategi matang, penguatan mental, serta evaluasi teknis demi bisa kembali meraih hasil maksimal dan melaju ke semifinal. (F1)








Tinggalkan Balasan