Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7521 Lihat semua

JAKARTA, FAKTA1.COM – Kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, di Jalan Radio I, Keramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak dijaga ketat sejumlah personel TNI pada Rabu (8/7/2026). Pengamanan tersebut menarik perhatian publik karena berlangsung di tengah aktivitas penyidikan perkara korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum di wilayah Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, personel TNI terlihat bersiaga di depan gerbang maupun di dalam area kediaman. Sejumlah anggota melakukan penjagaan di titik-titik strategis, sementara personel lainnya tampak berpatroli di sekitar rumah.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Agung maupun TNI mengenai alasan pengamanan di kediaman Jampidsus tersebut. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.

Pada hari yang sama, tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri melakukan penggeledahan di Restoran de’CLAN Signature dan Koinn Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan. Penggeledahan itu merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk sebuah brankas yang ditemukan di lokasi. Namun, hingga kini kepolisian

belum mengungkap isi brankas maupun keterkaitannya dengan perkara yang sedang disidik.

Restoran de’CLAN Signature sebelumnya dikenal dengan nama Gontran Cherrier. Lokasi tersebut juga pernah menjadi perhatian publik pada Mei 2024 ketika seorang anggota Densus 88 diamankan oleh personel TNI. Saat itu, anggota Densus 88 tersebut diduga melakukan penguntitan terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sejak peristiwa tersebut, kediaman Febrie Adriansyah diketahui beberapa kali mendapat pengamanan dari personel TNI.

Selain itu, pada Agustus 2025, kediaman Jampidsus juga pernah didatangi penyidik Polda Metro Jaya dalam rangka penyidikan dugaan tindak kekerasan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Namun, penggeledahan saat itu tidak terlaksana.

Meski pengamanan di kediaman Jampidsus dan penggeledahan di Restoran de’CLAN Signature serta Koinn Money Changer berlangsung pada hari yang sama, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan adanya keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut.

Publik kini menantikan penjelasan resmi dari pihak berwenang guna menghindari berkembangnya spekulasi serta memastikan informasi yang beredar tetap berlandaskan fakta dan keterangan resmi.(*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.