Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7639 Lihat semua

KAIRO, MESIR, FAKTA1.COM – Senin (27/07/2026) – Desainer nasional Lina Sukijo bersama rombongan mendapat kehormatan diterima secara resmi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo dalam rangka kunjungan kerja sekaligus membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan, budaya, dan industri kreatif dengan Universitas Al-Azhar.

Pertemuan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi Lina Sukijo yang selama ini dikenal aktif memberikan perhatian kepada mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir. Selama bertahun-tahun, Lina Sukijo kerap memberikan dukungan kepada mahasiswa Al-Azhar melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan.

Dalam dialog bersama jajaran KBRI, dibahas sejumlah gagasan strategis untuk mempererat hubungan Indonesia dengan Universitas Al-Azhar melalui jalur ekonomi kreatif, khususnya di bidang fashion muslim.

Salah satu usulan yang mengemuka adalah mendorong agar brand Lina Sukijo memperoleh sertifikasi atau pengakuan standar syariah dari Universitas Al-Azhar, sebagai bentuk legitimasi bahwa produk-produk fashion yang dihasilkan memenuhi prinsip-prinsip syariat Islam.

Selain itu, Lina Sukijo juga mengajukan program pelatihan desain busana bagi mahasiswa Indonesia maupun mahasiswa internasional yang belajar di Universitas Al-Azhar. Program tersebut diharapkan menjadi bekal keterampilan yang dapat mendukung kemandirian ekonomi para mahasiswa di masa depan.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif. Apabila terealisasi, Lina Sukijo bersama tim dijadwalkan hadir secara berkala di Kairo untuk memberikan pelatihan desain, teknik produksi busana, hingga pengembangan kewirausahaan di bidang industri fashion muslim.

Program ini dinilai sejalan dengan upaya menciptakan lulusan Al-Azhar yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan Islam, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

Ketua Alumni Timur Tengah Indonesia sekaligus Tenaga Ahli Menteri Agama RI Bidang Haji, Umrah, dan Hubungan Internasional, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan fashion show serta program pelatihan desain Lina Sukijo di lingkungan Universitas Al-Azhar

Kairo.

Menurutnya, kehadiran Lina Sukijo merupakan momentum penting untuk memperkenalkan perkembangan industri fashion muslim Indonesia kepada mahasiswa Indonesia maupun mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Al-Azhar.

“Lina Sukijo dikenal sebagai desainer nasional yang memiliki kemampuan luar biasa di bidang fashion muslim wanita. Kehadiran beliau sangat penting agar adik-adik kita di Al-Azhar mengenal sisi lain dari fashion muslimah itu sendiri, bagaimana sebuah karya mampu memadukan nilai syariat, estetika, dan identitas budaya Indonesia,” ujar Dr. Bunyamin.

Ia menambahkan, keberhasilan Lina Sukijo menembus panggung fashion internasional merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Indonesia karena salah satu desainer terbaik bangsa mampu menembus panggung fashion internasional. Kami berharap pagelaran fashion show di Universitas Al-Azhar nantinya menjadi ruang pertukaran ilmu, budaya, dan kreativitas. Lebih dari itu, kegiatan ini dapat membuka wawasan mahasiswa bahwa dakwah dan penguatan ekonomi umat juga dapat dilakukan melalui industri kreatif yang sesuai dengan nilai-nilai Islam,” tambahnya.

Dr. Bunyamin berharap kerja sama ini berkembang menjadi program berkelanjutan antara Indonesia dan Universitas Al-Azhar, tidak hanya melalui pagelaran busana muslim, tetapi juga pelatihan desain, kewirausahaan, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis syariah bagi mahasiswa.

Melalui kolaborasi ini, Lina Sukijo berharap Indonesia semakin dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan modest fashion dunia. Sementara itu, KBRI Kairo menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk diplomasi budaya Indonesia melalui industri kreatif yang memadukan nilai seni, ekonomi, dan syariat Islam.

Apabila kerja sama dengan Universitas Al-Azhar dapat diwujudkan, program ini diyakini akan menjadi tonggak baru dalam pengembangan fashion muslim Indonesia di tingkat internasional sekaligus memperkuat hubungan pendidikan, budaya, dan diplomasi antara Indonesia dan Mesir (*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.