
KONAWE – Sebanyak 1.239 lowongan kerja dibuka dalam Job Fair Konawe 2026 yang melibatkan 31 perusahaan. Di tengah besarnya peluang tersebut, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan tenaga kerja lokal tidak cukup hanya bermodal kemauan bekerja, tetapi harus memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Pesan itu disampaikan Yusran saat membuka Job Fair Konawe 2026 di Pelataran Eks MTQ Kabupaten Konawe, Rabu (12/8/2026). Kegiatan berlangsung selama dua hari, 12–13 Agustus 2026, dan menjadi ruang pertemuan langsung antara perusahaan dengan masyarakat pencari kerja.
Yusran mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi penting agar masyarakat lokal mampu mengambil peluang kerja yang tersedia di daerah.
«“Kita ingin tenaga kerja Konawe tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha,” kata Yusran.»
Menurutnya, keberadaan perusahaan di Konawe harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Karena itu, tenaga kerja harus dipersiapkan agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang semakin beragam.
CV Jazirah Pangan Sejahtera, perusahaan yang bergerak di bidang produksi roti dan beralamat di Desa Lahunggumbi, Kecamatan Pondidaha, turut membuka peluang kerja. Staf HR, Yuni, mengatakan keikutsertaan perusahaan menjadi kesempatan untuk memperluas akses rekrutmen sekaligus menjaring tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Sementara PT Tani Prima Makmur membutuhkan tenaga kerja untuk sejumlah posisi. Perwakilan perusahaan, Asri, mengatakan tantangan rekrutmen bukan hanya mendapatkan banyak pelamar, tetapi menemukan calon pekerja yang memiliki kompetensi, pengalaman dan kesiapan bekerja.
Perusahaan tersebut
Kebutuhan tenaga teknis juga menjadi perhatian PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC). Staf HR Muhammad Rais Al Amin dan Velly mengatakan perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang benar-benar sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan pekerjaan.
Kompetensi, pengalaman serta kesiapan menjadi bagian penting dalam proses seleksi. Peluang bagi tenaga kerja lokal tetap terbuka, tetapi harus dibarengi kemampuan yang sesuai dengan posisi yang tersedia.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, Pemkab Konawe mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui pelatihan dan penguatan lembaga vokasi, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK) dan BP3MI Sulawesi Tenggara. Konawe juga memiliki UPTD Balai Latihan Kerja yang dapat dimanfaatkan pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja.
Dengan 1.239 lowongan yang tersedia, Job Fair Konawe 2026 menunjukkan bahwa peluang kerja di daerah terbuka cukup besar. Namun, pesan yang mengemuka bukan sekadar soal jumlah lowongan.
Pemerintah membuka akses, perusahaan menyediakan peluang, sementara tenaga kerja harus menyiapkan kompetensi.
Bupati Yusran berharap masyarakat, khususnya generasi muda Konawe, memanfaatkan kesempatan tersebut dengan meningkatkan kemampuan dan kesiapan kerja.
Bagi Konawe, tantangan ketenagakerjaan ke depan bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi memastikan tenaga kerja lokal memiliki kapasitas untuk mengisi lapangan kerja yang tersedia.









Tinggalkan Balasan