Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7904 Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Kelompok Ibu-Ibu Arisan Massiddi Ati berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di Jalan Ganggawa, Kelurahan Majelling, tepatnya di kediaman keluarga besar Ir. H. Mahmud Yusuf, mantan Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Minggu (6/9/2026).

Acara yang sarat makna keagamaan ini dikoordinir langsung oleh Hj. Anita Kamagi Mahmud Yusuf selaku ketua kelompok arisan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta arisan dan jamaah yang hadir untuk senantiasa meneladani akhlak mulia serta sifat-sifat luhur Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran para anggota arisan dan warga sekitar tampak memadati kediaman dengan antusiasme tinggi. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat sejak awal acara, mencerminkan kuatnya ikatan sosial dan kekeluargaan yang terjalin di dalam kelompok ini selama bertahun-tahun.

Puncak acara diisi dengan hikmah Maulid Nabi yang disampaikan oleh Ustadz H. Hamka Adama, Lc. Dalam ceramahnya yang menyentuh hati, beliau menguraikan sejumlah teladan filosofis mendalam yang dapat dipetik dari ciptaan Allah SWT serta perjalanan dakwah Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam keseharian:

  • Jangan Pernah Berhenti Berbuat Baik: Ustadz H. Hamka Adama, Lc. mengingatkan jamaah agar senantiasa konsisten dalam kebaikan tanpa memandang waktu dan tempat, karena amal saleh merupakan cerminan keimanan yang hidup.
  • Sifat Padi: Melambangkan kerendahan hati. Semakin berisi, padi akan semakin merunduk. Hal ini mengajarkan manusia agar semakin berilmu atau berkedudukan, hendaknya semakin tawadhu dan tidak sombong.
  • Sifat Air: Menggambarkan kesejukan, ketenangan, serta sifat yang selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah untuk memberi manfaat bagi sesama makhluk hidup.
  • Sifat Akar Pohon: Mengajarkan pentingnya keteguhan prinsip, keikhlasan berkorban, serta bekerja di balik layar tanpa harus selalu ingin terlihat demi menopang kebaikan bersama.
  • Sifat Laba-laba: Menjadi simbol ketekunan dan semangat pantang menyerah. Meskipun sarang yang ia bangun rusak berulang kali, laba-laba tidak pernah putus asa untuk terus merajutnya kembali.

Ceramah interaktif dan penuh inspirasi ini disambut dengan penuh khidmat oleh para jamaah yang hadir, menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana introspeksi diri sekaligus peningkatan kualitas ibadah sosial di tengah masyarakat.

Rangkaian acara Maulid Nabi ini ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah serta momen yang paling dinantikan oleh para anggota, yakni pengundian arisan. Kegiatan ditutup dalam suasana riang gembira yang semakin mempererat tali silaturahmi di antara anggota Kelompok Arisan Massiddi Ati dan keluarga besar tuan rumah. (fs)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.