
SIDRAP, FAKTA1.COM— Di tengah abu sisa kebakaran yang meluluhlantakkan harapan warga Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), secercah harapan hadir membawa kehangatan. Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) bersama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Sidrap bergerak cepat turun tangan menyapa para korban yang tengah dirundung duka, Selasa (8/9/2026).
Musibah datang tanpa diduga, meninggalkan kepedihan mendalam bagi keluarga yang terdampak. Menyaksikan cobaan berat tersebut, organisasi kemanusiaan dan kewanitaan ini tidak tinggal diam. Dipimpin langsung oleh Ketua IPEMI, Hj. Anita Kamagi Mahmud, bersama Ketua RAPI Sidrap yang juga mantan Wakil Bupati Sidrap, Ir. H. Mahmud Yusuf, M.Si., sinergi kemanusiaan ini langsung dilebur dalam aksi nyata di lokasi kejadian.
Kehadiran mereka bukan sekadar membawa bantuan logistik berupa kebutuhan pokok yang saat ini paling mendesak bagi para korban, melainkan juga menghadirkan pelukan moral dan penguatan jiwa.

Dengan nada suara yang bergetar menahan haru, Hj. Anita Kamagi Mahmud menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para keluarga korban. Ia mendoakan agar
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa nilainya jika dibandingkan dengan apa yang bapak dan ibu kehilangan. Tapi kami berharap, kehadiran dan sedikit bantuan ini dapat meringankan beban serta memeluk pundak keluarga korban agar tidak merasa sendirian,” ungkap Hj. Anita penuh kelembutan.
Senada dengan hal tersebut, di tempat terpisah, Ir. H. Mahmud Yusuf memberikan suntikan dukungan moral yang menguatkan. Sebagai tokoh yang senantiasa dekat dengan masyarakat, kehadirannya menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah denyut nadi yang harus terus dijaga, terutama di saat-saat paling gelap bagi warga.
Langkah cepat IPEMI dan RAPI Sidrap hari ini mengajarkan arti penting gotong royong dan kemanusiaan—bahwa duka di Teteaji adalah duka kita bersama, dan di atas reruntuhan asa, solidaritas akan selalu menemukan jalan untuk menyalakan kembali cahaya harapan.
(Fs)








Tinggalkan Balasan