Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7947 Lihat semua

KONAWE — Empat atlet Hapkido Indonesia Kabupaten Konawe berhasil mengukir prestasi pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Hapkido Indonesia Sulawesi Tenggara 2026 yang digelar pada 13 September 2026 di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Meski hanya menurunkan empat atlet, kontingen Hapkido Kabupaten Konawe mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan membawa pulang tiga medali, terdiri dari dua medali perak dan satu medali perunggu.

Keempat atlet yang mewakili Kabupaten Konawe dalam kejuaraan tersebut yakni Amrul, Al Fauzi, L.M. Hariyadi, dan Rahmi. Mereka tampil penuh semangat dan memberikan persaingan dalam ajang yang menjadi bagian dari pembinaan sekaligus evaluasi atlet Hapkido di Sulawesi Tenggara.

Salah satu atlet yang berhasil meraih medali perak adalah L.M. Hariyadi, yang akrab disapa Anteng. Selain aktif sebagai atlet, Hariyadi merupakan CPNS pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus membuktikan bahwa kesibukan menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah tidak menghalangi semangat untuk berprestasi di bidang olahraga.

Dalam wawancara usai pertandingan, L.M. Hariyadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya bersama rekan-rekan atlet menjalani persiapan hingga mengikuti Kejurprov.

Hariyadi secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe yang dinilai telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap perkembangan olahraga serta pembinaan atlet di daerah.

«“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, Pengurus Hapkido Konawe, pelatih, teman-teman atlet, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada kami. Medali ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Konawe,” ujar Hariyadi.»

Menurutnya, medali perak yang diraih pada Kejurprov bukanlah akhir dari perjuangan. Hasil tersebut justru menjadi pengalaman berharga sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi berikutnya.

«“Tentunya masih banyak yang harus diperbaiki, baik dari teknik maupun mental bertanding. Mudah-mudahan hasil ini bisa menjadi motivasi untuk tampil lebih maksimal di Porprov nanti dan bisa membawa nama baik Kabupaten Konawe,” tuturnya.»

Sementara itu, Ketua Pengurus Hapkido Kabupaten Konawe, Eddy Sulfriadi Lamambo, bersama bidang kepelatihan/pelatih Kustigo, menyambut positif hasil yang ditorehkan para atlet.

Eddy mengatakan, capaian tersebut patut diapresiasi mengingat jumlah atlet yang diturunkan cukup terbatas. Menurutnya, dua medali perak dan satu medali perunggu dari empat atlet menunjukkan bahwa potensi atlet Hapkido Konawe cukup menjanjikan.

«“Ini hasil yang patut kita syukuri dan apresiasi. Dari empat atlet yang kita turunkan, tiga di antaranya berhasil meraih medali. Artinya, secara kualitas atlet kita mampu bersaing. Namun, hasil ini juga menjadi evaluasi bagi kami sebagai pengurus dan tim pelatih untuk melihat apa saja yang masih perlu dibenahi,” ujar Eddy.»

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin para atlet terlena dengan

hasil yang diraih pada Kejurprov. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026.

«“Target kita tentu bukan hanya sampai di Kejurprov. Ini bagian dari proses menuju Porprov. Masih ada waktu untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, terutama dari sisi teknik, fisik, strategi dan mental bertanding. Kami akan berusaha memaksimalkan persiapan atlet agar bisa tampil lebih baik di Porprov nanti,” katanya.»

Eddy juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Konawe. Ia berharap semangat dan kedisiplinan dalam latihan terus dijaga, termasuk bagi atlet yang belum berhasil meraih medali.

«“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang sudah berjuang. Bagi yang mendapatkan medali, jangan cepat puas, sementara yang belum berhasil jangan berkecil hati. Semua hasil pertandingan menjadi pengalaman dan bahan evaluasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk kompetisi berikutnya,” tuturnya.»

Lebih lanjut, Eddy berharap dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe terhadap pembinaan olahraga, khususnya Hapkido, dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting untuk menciptakan pembinaan atlet yang berkelanjutan dan mampu menghasilkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe atas perhatian dan dukungannya. Kami berharap sinergi ini terus berjalan karena pembinaan atlet tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan pemerintah, pengurus, pelatih, atlet, orang tua, dan seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan olahraga di Konawe,” pungkasnya.

Perolehan dua medali perak dan satu medali perunggu dari empat atlet yang diturunkan menjadi hasil positif sekaligus tolok ukur bagi jajaran pengurus dan tim pelatih untuk melihat sejauh mana perkembangan kemampuan atlet Hapkido Konawe.

Hasil Kejurprov tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan sebelum menghadapi ajang yang lebih besar, yakni Porprov Sulawesi Tenggara 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.

Pengurus dan tim pelatih berharap para atlet tidak cepat berpuas diri. Raihan medali tersebut harus menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas latihan, baik dari sisi teknik, fisik, strategi maupun mental bertanding.

Dengan capaian tersebut, Hapkido Kabupaten Konawe optimistis dapat memberikan penampilan yang lebih baik pada Porprov Sultra 2026.

Dua medali perak dan satu medali perunggu yang berhasil dibawa pulang dari Kejurprov menjadi modal berharga bagi Hapkido Konawe untuk menatap Porprov. Dengan dukungan pemerintah daerah, pengurus, pelatih, dan seluruh pihak terkait, para atlet diharapkan mampu terus berkembang dan mengukir prestasi yang lebih tinggi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Konawe di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara maupun nasional.

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.