Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 8084 • Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM — Perum Bulog mencatatkan pencapaian historis dalam sektor pangan nasional. Hingga Kamis (08/10/2026), realisasi pengadaan beras nasional telah mencapai 4.115.014 ton, atau melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 4 juta ton dengan persentase 102,88 persen.

Capaian gemilang ini menjadikan volume pengadaan tersebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Angka ini sukses melampaui rekor pengadaan pada tahun 2025 yang berada di angka 3,19 juta ton, serta memecahkan rekor tertinggi sebelumnya pada tahun 2012 yang mencatatkan 3,65 juta ton.

Sebagai bentuk rasa syukur atas prestasi luar biasa ini, Kantor Cabang Perum Bulog Sidrap menggelar acara tasyakuran yang dihadiri oleh seluruh jajaran karyawan dan karyawati. Pemimpin Cabang Bulog Sidrap, Ivan Faisal, turut menyambut capaian bersejarah ini dengan penuh sukacita.

Keberhasilan penyerapan beras ini didapat melalui optimalisasi jaringan Bulog di berbagai sentra produksi, yang melibatkan sinergi erat dengan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, serta para pemangku kepentingan terkait. Seluruh hasil panen yang diserap ini menjadi pilar utama dalam memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), menjaga stabilitas ketersediaan beras, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh insan Bulog serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan penuh.

“Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden kepada BULOG, serta dukungan Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah ini,” ujar Ahmad Rizal.

Ia menambahkan, pencapaian bersejarah ini tidak boleh membuat puas diri, melainkan harus menjadi motivasi dan energi baru bagi Bulog untuk terus memperluas kebermanfaatannya bagi masyarakat luas.

“Capaian ini harus menjadi energi bagi BULOG untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, and memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” imbuhnya.

Menyongsong akhir tahun, Perum Bulog berkomitmen untuk terus melanjutkan penyerapan hasil pertanian hingga tutup tahun 2026. Langkah berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya mampu mewujudkan swasembada pangan yang kokoh, tetapi juga secara langsung mendongkrak kesejahteraan para petani di tanah air.(fs)

Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Perum Bulog Tembus 4,11 Juta Ton

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .