
KONAWE, FAKTA1.COM – Tekad untuk kembali mengabdi kepada daerah kelahiran menjadi landasan H. Purnama Saboli, S.H., M.H., dalam menapaki kontestasi kepemimpinan Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Konawe. Melalui slogan “Pulang Kampung Bangun Konawe”, ia menyatakan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan peran partai politik.
Purnama Saboli menjadi satu-satunya kandidat yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Konawe periode 2026–2031 hingga batas akhir pendaftaran.
Langkah tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Konawe yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/10/2026).
Bagi Purnama Saboli, pencalonan tersebut merupakan kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi daerah yang menjadi tanah kelahirannya. Ia menegaskan bahwa partai politik menjadi salah satu jalur untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong kemajuan Kabupaten Konawe.
“Sebagai putra daerah Kabupaten Konawe, saya memiliki keinginan besar untuk berkontribusi bagi daerah yang kita cintai. Salah satu jalannya adalah melalui partai politik ini,” ungkap Purnama Saboli.
Apabila memperoleh kepercayaan memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Konawe, ia menyatakan akan memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan soliditas kader di seluruh tingkatan kepengurusan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
Menurutnya, kekuatan organisasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kinerja partai serta memperkuat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, ia menilai seluruh kader perlu membangun kebersamaan dan menjalankan strategi politik yang terarah.
Selain penguatan organisasi, Purnama Saboli juga menyampaikan target peningkatan perolehan kursi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, dari empat kursi saat ini menjadi delapan kursi pada pemilihan legislatif mendatang.
“Saya tidak mendahului kehendak Tuhan. Kami menargetkan perolehan empat kursi Golkar di DPRD Konawe saat ini dapat meningkat menjadi delapan kursi. Saya akan bekerja keras selama masih diberikan kesempatan, kesehatan, dan kekuatan oleh Allah SWT,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Partai Golkar Kabupaten Konawe yang terlibat dalam proses pendaftaran dan persiapan Musda.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Konawe, Asmad Tawu, menjelaskan bahwa Partai Golkar merupakan partai politik yang terbuka bagi seluruh kader yang ingin berpartisipasi dalam proses kepemimpinan organisasi.
Menurutnya, sejak awal panitia telah menyosialisasikan pelaksanaan Musda kepada para kader melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk grup WhatsApp internal Partai Golkar. Setelah sosialisasi dilakukan, panitia kemudian membuka pendaftaran bakal calon ketua sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.
“Partai Golkar merupakan partai terbuka. Sejak awal kami telah menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan Musda. Salah satu tujuan utama Musda adalah menghasilkan kepemimpinan baru melalui pemilihan ketua,” ujar Asmad.
Ia menjelaskan, hingga batas akhir pendaftaran, hanya satu kandidat yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pencalonan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Konawe.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil dari proses pendaftaran yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada para kader. Meski demikian, penetapan kepemimpinan tetap mengikuti mekanisme dan tahapan organisasi melalui pelaksanaan Musda.
Asmad juga menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan Musda telah dimatangkan oleh p…







Tinggalkan Balasan