
Bojonegoro, fakta1.com— Pj Bupati Bojonegoro mengikuti apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di alun-alun Bojonegoro, Senin (19/8/2024). Apel yang digelar Polres Bojonegoro ini dalam rangka pengamanan pilkada tahun 2024 di Bojonegoro.
Apel gelar pasukan ini juga sekaligus sebagai peragaan sispamkota dalam rangka menghadapi potensi gangguan kamtibmas pada pelaksanaan pengamanan tahapan pilkada serentak 2024.
Usai mengikuti apel gelar pasukan di alun-alun, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menyampaikan bahwa agenda ini juga bertujuan mengingatkan para ASN untuk menjaga netralitas dalam pilkada. Kedua, agar ikut menjaga ketertiban, serta mengingatkan keluarga sekitarnya terkait ketertiban, dan mengingatkan bahwa tanggal 27 November mendatang menggunakan hak pilih.
“Pemkab siap mendukung Polres dan Kodim 0813 untuk pengamanan selama proses pilkada,” tegasnya.
- SPHP Diguyur, Bulog Sidrap Cegah “Panic Buying” Jelang Iduladha
- Olive Nakumi Curi Perhatian di Lomba Karaoke Bogor, Penyanyi Cilik Binaan GC Management Siap Menembus Industri Musik
- Pak Camat dan Warga di Amparita Sidrap Kompak Kerja Bakti, Ibu-Ibu Siapkan Konsumsi Ala Kadarnya
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto menyampaikan Indeks Kerawanan Pemilu
Apel ini, menurut Kapolres, juga bertujuan mengecek kelengkapan dan kesiapan bagi seluruh aparat yang akan melaksanakan pengamanan pilkada, baik dari TNI, Polri maupun Pemkab Bojonegoro.
“Juga antisipasi apabila nanti ada hal-hal atau tindakan yang mengganggu keamanan di wilayah Bojonegoro,” tegasnya.
- SPHP Diguyur, Bulog Sidrap Cegah “Panic Buying” Jelang Iduladha
- Olive Nakumi Curi Perhatian di Lomba Karaoke Bogor, Penyanyi Cilik Binaan GC Management Siap Menembus Industri Musik
- Pak Camat dan Warga di Amparita Sidrap Kompak Kerja Bakti, Ibu-Ibu Siapkan Konsumsi Ala Kadarnya
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Keseluruhan personel yang dilibatkan dalam pengamanan pilkada Bojonegoro sebanyak 5.721 personel. Yakni terdiri dari Polri, TNI dan Linmas. Masyarakat diimbau agar dapat menjaga ketertiban dan jangan termakan berita hoax.
“Berbeda boleh, tapi ingat kita tetap sama yakni warga Indonesia, kita warga Bojonegoro,” tandasnya
(Redho)








Tinggalkan Balasan