Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6825 Lihat semua

MAKASSAR, FAKTA1.COM— Fenomena alam langka langka berupa gumpalan awan berbentuk gelombang tsunami terjadi di Kota Makasar. Fenomena tersebut ramai diperbincangkan di media sosial Twitter, Facebook dan Grup WhatsApp, Beberapa orang mengunggah foto dan video yang menunjukkan bagaimana gumpalan awan ombak raksasa terlihat seakan-akan ingin menelan kota.

Seperti video yang diunggah di akun Twitter milik @SmasMv12 yang mengatakan bahwa awan berbentuk tsunami itu terjadi di daerah kota daeng, “Fenomena awan berbentuk gelombang tsunami Makassar,” tulis SmasMv12 dalam cuitannya, Senin (23/12/2024).

Awan gelombang tsunami raksasa pernah muncul di Aceh, Awan gelombang tsunami ternyata tidak hanya terjadi kali ini saja. Fenomena serupa juga pernah terjadi tahun lalu di langit kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 1 Januari 2019.

Kala itu, menurut kesaksian warga sekitar yang melihat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, awan

tersebut muncul selama 15 menit sebelum akhirnya terurai dan hilang. Sebelum awan muncul, langit di kota tersebut tiba-tiba mendung, diikuti angin kencang hingga gerimis.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bentuk awan macam tsunami adalah fenomena yang lazim terjadi. Awan berbentuk tsunami terbentuk dari kombinasi beberapa jenis awan, yakni awan cumulonimbus, awan rendah stratus, dan awan menengah dan tinggi.

Awan tsunami berpotensi menimbulkan hujan lebat dan angin kencang. Kendati bentuknya menyeramkan, awan ini tidak berbahaya, kecuali bagi pesawat yang melewati area tersebut. BMKG juga menegaskan tidak ada hubungannya penampakan awan sebagai pertanda akan datangnya tsunami atau bencana gempa bumi. (q’L)