📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!
Join WhatsAppKonawe, fakta1.com – Panen raya semangka menjelang Ramadan membawa kebahagiaan dan kebanggaan bagi petani setempat. Kehadiran Bupati Konawe menjadi penyemangat sekaligus bukti dukungan nyata pemerintah terhadap sektor pertanian. Kamis 13 Februari 2026.
Kegiatan panen berlangsung meriah dan menjadi momen kebanggaan bagi para petani. Kehadiran Bupati H. Yusran Akbar, ST, bersama Ketua DPRD, para kepala OPD, perangkat desa, serta warga sekitar memberikan dorongan moral bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas. Hal ini juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap pengembangan sektor pertanian hortikultura di wilayah tersebut.
Sejumlah petani menceritakan proses panjang menanam semangka sejak beberapa bulan lalu, mulai dari pemilihan bibit, pemeliharaan lahan, hingga penyiraman dan panen. “Kami senang panen tahun ini berhasil. Semangka ini pasti laku cepat menjelang Ramadan karena banyak warga yang membelinya untuk sahur dan berbuka,” kata salah seorang petani lokal.
Dalam sambutannya, Bupati H. Yusran Akbar menekankan potensi besar semangka sebagai komoditas unggulan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat. Ia menilai panen raya ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga ajang evaluasi keberhasilan program pendampingan pemerintah terhadap petani lokal.
Bupati H. Yusran Akbar memprediksi permintaan semangka akan terus meningkat. “Ramadan segera tiba, buah semangka sangat disukai masyarakat untuk sahur maupun berbuka. Panen ini tentu bermanfaat bagi petani dan warga,” ujarnya.
“Panen ini membuktikan bahwa petani kita memiliki kemampuan dan potensi besar. Pemerintah akan terus mendukung melalui pendampingan teknis, penyediaan alat dan mesin pertanian, serta akses pasar yang lebih luas. Kami ingin hasil jerih payah petani memberikan manfaat maksimal, tidak hanya untuk desa ini, tetapi juga seluruh Konawe,” tambahnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, dan pihak swasta. Ia menyoroti inovasi dan penguatan kelembagaan kelompok tani sebagai kunci agar dapat bersaing dan berkembang secara berkelanjutan. Pemerintah daerah mendorong peningkatan infrastruktur jalan tani dan koordinasi lintas sektor agar distribusi hasil panen lebih lancar.
Selain itu, pemerintah membuka diri bagi investor yang ingin berkontribusi pada pengembangan pertanian, tetap mengedepankan prinsip transparansi dan pengawasan bersama.
Suasana panen dipenuhi tawa dan kebersamaan. Anak-anak membantu membawa semangka, warga membeli langsung dari kebun, sementara petani saling berbagi pengalaman. Panen raya ini bukan hanya perayaan hasil pertanian yang melimpah, tetapi juga simbol kebangkitan sektor pertanian di Lambuya dan inspirasi bagi desa lain di Konawe.
Kegiatan ditutup dengan panen bersama dan dialog langsung antara Bupati dengan petani mengenai tantangan di lapangan serta kebutuhan untuk mendukung produktivitas pertanian di masa mendatang.
Bagi masyarakat, semangka segar hasil panen ini bukan sekadar buah, tetapi simbol kerja keras dan harapan menjelang Ramadan.(*)














