Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6689 Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM – Kegiatan pembinaan Desa Binaan PKK sekaligus penginputan data melalui Aplikasi Simanis untuk tujuh kecamatan resmi dilaksanakan. Salah satu lokasi kegiatan dipusatkan di Desa Lalousu, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Kamis (2 April 2026).

Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Konawe, Hj. Hania, S.Pd., M.Pd., Gr., hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan program PKK serta peningkatan kualitas pendataan berbasis digital di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Desa Lalousu, Marsiti Noer, juga tampak aktif mendampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe bersama jajaran, menunjukkan sinergi dan peran aktif PKK desa dalam menyukseskan program pembinaan dan digitalisasi.

Saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Hj. Hania menyampaikan bahwa kegiatan Desa Binaan PKK sekaligus penginputan Aplikasi Simanis merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran PKK di tengah perkembangan era digital.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas pembinaan administratif, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas kader PKK agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam pengelolaan data yang sistematis, akurat, dan terintegrasi.

“Melalui Aplikasi Simanis, kita berharap seluruh data PKK di tingkat desa dapat tersusun dengan baik, termasuk data rumah tidak layak huni (RTLH), sehingga memudahkan proses monitoring dan evaluasi program ke depan,” ujarnya.

Camat Wonggeduku, Edy Kurniawan, SH., M.AP., turut menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program pembinaan Desa Binaan PKK dan penginputan Aplikasi Simanis sangat penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa serta kader PKK di wilayahnya.

“Program ini sangat membantu pemerintah kecamatan dan desa dalam memperkuat sistem pendataan yang lebih akurat dan terpadu. Kami berharap seluruh desa dapat memanfaatkan Aplikasi Simanis secara optimal demi mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, para kader PKK mendapatkan pembinaan terkait administrasi, pelaporan program kerja, serta penguatan kapasitas dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

Selain itu, dilakukan pula pelatihan teknis penginputan data melalui Aplikasi Simanis guna memastikan data yang dihasilkan lebih akurat, terintegrasi, dan mudah diakses, termasuk pendataan rumah tidak layak huni (RTLH).

Desa Lalousu dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan karena dinilai memiliki kesiapan dalam mendukung implementasi program pembinaan dan digitalisasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Lalousu, Solihin, saat diwawancarai menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian pemerintah daerah terhadap desanya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Bupati beserta jajaran. Kehadiran ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar enam rumah warga dari total sekitar 40 rumah tidak layak huni yang terdata dari keseluruhan 467 kepala keluarga (KK). Sasaran tersebut didominasi oleh kelompok

rentan, seperti janda lanjut usia (lansia) serta masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian dan penanganan segera.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini merupakan langkah awal yang akan terus dilaksanakan secara bertahap, dengan harapan seluruh rumah tidak layak huni dapat tertangani secara menyeluruh.

“Secara keseluruhan terdapat 467 kepala keluarga (KK), yang sebagian di antaranya merupakan kelompok rentan, termasuk lansia dan perempuan kepala keluarga. Kegiatan ini menjadi sangat penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Ia juga menguraikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembinaan administratif, tetapi turut menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Tujuan utama kegiatan ini antara lain launching Aplikasi Simanis, pendataan dan pengecekan pelaku UMKM, serta pelaksanaan berbagai program PKK seperti pemanfaatan dan penanaman tanaman produktif, serta pengembangan usaha ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, potensi ekonomi di Desa Lalousu cukup beragam, mulai dari usaha makanan ringan seperti kerupuk dan snack, usaha permabelan, perbengkelan, hingga peran aktif Karang Taruna dalam usaha perempangan.

“Selain itu, ibu-ibu PKK juga memiliki kemampuan dalam mengelola usaha perikanan seperti tambak atau empang yang didukung fasilitas desa seluas kurang lebih dua hektare.

Meskipun masih menjadi penghasilan sampingan, usaha ini sangat membantu perekonomian warga,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas realisasi pembangunan infrastruktur jalan melalui Program Jalan Daerah (PJD).

“Selama puluhan tahun masyarakat mengalami keterbatasan akses jalan. Bahkan untuk menuju jalan poros harus melewati kondisi berdebu. Namun kini, dalam beberapa bulan terakhir, kami sudah menikmati jalan yang lebih baik,” katanya.

Pembangunan jalan tersebut memiliki panjang kurang lebih tiga kilometer dan dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi warga.

“Ini penting kami sampaikan sebagai bentuk transparansi kepada publik. Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah,” tutupnya.

Di akhir kunjungan, Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe bersama rombongan juga mengunjungi rumah salah satu warga yang merupakan penderita ODGJ.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP-PKK berdiskusi langsung dengan pihak keluarga untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan yang diperlukan, termasuk dukungan dalam menunjang kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah daerah, tidak hanya pada aspek administrasi dan pendataan, tetapi juga pada kondisi sosial serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara langsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh desa di tujuh kecamatan yang terlibat mampu mengoptimalkan peran PKK serta memanfaatkan Aplikasi Simanis secara maksimal, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Konawe.

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.