
SURABAYA – Panglima Brigade Persatuan Nasional, Dokter Andre Yulius, melontarkan gagasan segar terkait ketahanan nasional. Di tengah akselerasi pemerintahan Prabowo Subianto dalam mengejar kedaulatan sumber daya, Andre menilai bahwa swasembada pangan dan energi bukan sekadar target ekonomi, melainkan instrumen vital dalam menjaga kohesi sosial dan persatuan nasional.
Dalam sebuah diskusi strategis di Jakarta baru-baru ini, Andre menekankan bahwa efisiensi dan kecepatan gerak kabinet saat ini menjadi kunci utama. Ia melihat adanya sinkronisasi yang lincah di jajaran menteri teknis dalam mengejawantahkan visi besar Presiden.
“Efisiensi dan lari cepat menuju swasembada pangan maupun energi secara otomatis akan menjaga persatuan nasional,” ujar Dokter Andre.
Benteng Pertahanan Non-Militer
Menurut Andre, ketika kebutuhan dasar rakyat terpenuhi secara mandiri, potensi gesekan sosial akibat kelangkaan sumber daya dapat diminimalisir secara signifikan. Dalam kacamata Brigade Persatuan Nasional, swasembada adalah “benteng” pertahanan non-militer yang paling tangguh.
Ia mencatat bahwa ketangkasan birokrasi di bawah komando Prabowo Subianto menjadi modal penting agar program pemerintah tidak berhenti di atas kertas. “Pemerintahan ini dinilai mumpuni menerapkan efisiensi. Kelincahan tim di lapangan adalah pembeda,” tambahnya.
Apresiasi untuk ‘King
Salah satu sosok yang mendapat sorotan khusus dalam pengamatan Andre adalah Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Di kalangan aktivis dan penggerak kemandirian desa, Amran mulai dijuluki sebagai King Kemajuan Petani.
Responsif: Mentan dinilai cepat menanggapi kendala petani di akar rumput.
Mekanisasi: Upaya modernisasi pertanian dan optimalisasi lahan dianggap sebagai langkah nyata “lari cepat” pemerintah.
Kedaulatan: Keberhasilan di sektor ini akan dirasakan langsung oleh rakyat di meja makan mereka masing-masing.
Gelora Hastag #DokterAndreBersamaPrabowo
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap keberlanjutan pembangunan, Brigade Persatuan Nasional menyatakan sikap tegak lurus mengawal pemerintahan. Hal ini dipertegas oleh Sekjen DPP Brigade Persatuan Nasional, Abdullah Amas.
Amas menyerukan penggunaan tagar #DokterAndreBersamaPrabowo sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan mendukung kerja keras pemerintah.
“Kami menyerukan penggunaan hastag ini untuk menegaskan tekad kita semua menjaga persatuan dan kerja keras pemerintah melindungi rakyat, konstitusi, serta pemerintahan hasil demokrasi sah 2024,” tegas Amas menutup keterangannya.
(Redho)








Tinggalkan Balasan