
Dalam sambutannya, Yusran Akbar ST., menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat nilai-nilai keimanan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Peresmian masjid di bulan Ramadan memiliki makna yang sangat mendalam. Ini bukan hanya tentang bangunan fisik, tetapi tentang komitmen bersama untuk memakmurkan masjid dan menjadikannya pusat pembinaan umat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Safari Ramadan menjadi ruang silaturahmi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat. Selain menyerap aspirasi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong.
“Masjid bukan sekadar tempat shalat, tetapi pusat pembinaan umat, tempat mempererat silaturahmi, dan membangun kebersamaan. Saya berharap Masjid Tarika Tanawali tidak hanya ramai di bulan Ramadan, tetapi terus hidup dengan kegiatan keagamaan sepanjang tahun,” tambahnya.
Kegiatan Safari Ramadan kali ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Rajamuddin Patong, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Ramadan adalah bulan pendidikan jiwa. Masjid harus menjadi pusat pembinaan akhlak, tempat lahirnya generasi yang berilmu dan bertakwa,” pesan Ustadz H. Rajamuddin di hadapan jamaah.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, dilanjutkan salat Magrib, Isya, dan tarawih berjamaah. Kehangatan kebersamaan terasa kuat, mencerminkan semangat persatuan yang menjadi ruh Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Konawe.
Sementara itu, Camat Anggalomoare, Rusmin Suleman Alaeka, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran langsung Bupati bersama jajaran pemerintah daerah.










Tinggalkan Balasan