
KONAWE, FAKTA1.COM – Empat hari Pasca Hari Raya Idulfitri, Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan halal bihalal bersama masyarakat Desa Mendikonu, Kecamatan Amonggedo, Selasa (24 Maret 2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan dan Persatuan di Hari yang Fitri,” kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan dan solidaritas sosial.
Halal bihalal tersebut yang diinisiasi oleh Karang Taruna Desa Mendikonu sebagai bentuk peran aktif generasi muda dalam membangun kebersamaan di lingkungan desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa tradisi halal bihalal memiliki makna penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan, menjaga persatuan, dan membangun suasana yang harmonis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya yang dinilai menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka kriminalitas.
“Narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Ini tanggung jawab kita bersama, mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, hingga pemerintah, untuk menjaga anak-anak kita agar tidak
Selain itu, Wakil Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pelaksanaan program pembangunan secara berjenjang, mulai dari pemerintah pusat, kabupaten, kecamatan hingga desa, agar dapat berjalan efektif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Mendikonu, Muhamad Sahab, A.Ma.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Konawe beserta jajaran pemerintah daerah.
“Kehadiran Bapak Wakil Bupati menjadi kehormatan bagi kami. Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga persatuan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran Karang Taruna dalam menginisiasi kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki kepedulian besar terhadap kebersamaan dan pembangunan sosial di desa.
“Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, serta terbebas dari pengaruh negatif, khususnya narkoba,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama, dilanjutkan saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mencerminkan semangat Idulfitri yang penuh keikhlasan serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.(***)








Tinggalkan Balasan