Hadiri Perayaan Natal Jemaat Gereja Toraja Tongkonan Unaaha, Wabup Konawe : Jadikan Perbedaan sebagai Anugerah Terindah, bukan Busibah Nestapa

  • Bagikan
Silakan Bagikan:

FAKTA1.COM,Konawe, — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si, menghadiri Ibadah dan Perayaan Natal Jemaat Gereja Toraja Tongkonan Unaaha yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Kehadiran Wakil Bupati dalam perayaan Natal tersebut menjadi simbol kuat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Konawe.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Konawe menyampaikan pantun yang disambut hangat oleh jemaat. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di mimbar gereja merupakan wujud nyata persaudaraan kebangsaan, sekaligus cerminan bahwa perbedaan iman bukanlah penghalang untuk saling menghormati, mendoakan, dan menjaga kebersamaan.

“Walau saya seorang Muslim berdiri di mimbar gereja, persaudaraan membuat hati terasa lapang. Kehadiran saya di sini adalah bukti bahwa perbedaan iman tidak menjadi sekat untuk saling menghormati dan hidup rukun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Natal mengajarkan nilai-nilai universal seperti kasih, kerendahan hati, pengorbanan, dan perdamaian. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus hidup dalam setiap hati manusia tanpa memandang agama maupun latar belakang.

Dalam sambutannya, ia juga menyinggung berbagai bencana alam yang terjadi belakangan ini, baik di daerah, nasional, maupun global. Banjir, tanah longsor, gempa bumi, hingga kekeringan dinilai sebagai pengingat agar manusia tidak lalai menjaga keseimbangan alam.

Mengutip firman Tuhan dalam Kitab Pengkhotbah 3:11 dan Matius 24:42, Wakil Bupati mengajak seluruh jemaat untuk melakukan refleksi iman dan mawas diri, serta memperbaiki cara hidup agar lebih selaras dengan kehendak Tuhan. Ia menegaskan bahwa manusia bukanlah penguasa mutlak atas alam, melainkan penjaga dan pemelihara ciptaan Tuhan, sebagaimana tertulis dalam Kitab Kejadian 2:15.

“Bencana alam harus menjadi cermin bagi kita semua untuk lebih bijak memanfaatkan sumber daya alam, lebih peduli terhadap lingkungan, dan lebih peka terhadap penderitaan sesama,” tambahnya.

Perayaan Natal Jemaat Gereja Toraja Tongkonan Unaaha tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kekhidmatan, dan kebersamaan, sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk terus menjaga toleransi dan persatuan di Kabupaten Konawe.(*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *