Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6512 Lihat semua

Makassar– Koalisi Mahasiswa Sulsel yang terdiri dari Jaringan Aktivis Mahasiswa Selayar (JAMWAS) dan Forum Mahasiswa Aktivis Sulsel resmi melaporkan dugaan penyimpangan anggaran proyek sumur bor di Desa Bontomalling, Kecamatan Pastim, Kabupaten Kepulauan Selayar ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.


Laporan ini dilayangkan berdasarkan hasil investigasi serta aduan masyarakat terkait indikasi ketidaksesuaian spesifikasi teknis proyek, dugaan mark-up anggaran, serta adanya penggunaan fasilitas pribadi Kepala Desa dalam proyek yang didanai oleh Dana Desa tahun anggaran 2021, 2022, dan 2023.

Menurut laporan, proyek yang menganggarkan Rp64.541.000 untuk setiap titik sumur bor dengan kedalaman 50 meter per titik, diduga hanya terealisasi dengan kedalaman sekitar 10 meter. Selain itu, ditemukan dugaan penggunaan mesin bor milik pribadi Kepala Desa dalam proyek ini tanpa adanya transparansi terkait mekanisme penyewaan alat tersebut.

Koalisi Mahasiswa Sulsel juga menyoroti kurangnya transparansi dalam penyaluran bantuan pemberdayaan masyarakat yang belum sepenuhnya diterima oleh warga penerima manfaat, meskipun anggarannya telah dicairkan dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai bentuk

tindak lanjut, Koalisi Mahasiswa Sulsel meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk:
Melakukan penyelidikan dan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa yang dialokasikan untuk proyek sumur bor.

  1. Memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk Kepala Desa dan pelaksana proyek.
  2. Mengusut dugaan konflik kepentingan dalam penggunaan mesin bor.
  3. Menyelidiki penyaluran dana pemberdayaan masyarakat yang belum terealisasi.
  4. Mengambil langkah hukum tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan penyimpangan.
  5. Mendorong transparansi dan perbaikan sistem pengelolaan Dana Desa agar kejadian serupa tidak terulang.

Pihak Kejati Sulsel yang menerima pengaduan/pelaporan dari Koalisi Mahasiswa Sulsel mengaskan akan memproses pengaduan yang dilayangkan oleh Koalisi Mahasiswa Sulsel ini.

Ilham, Ketua Umum Forum Mahasiswa Aktivis Sulsel menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.(f.gam)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.