📣 Ikuti saluran resmi WhatsApp kami sebelum membaca berita!
Join WhatsAppFAKTA1.COM, SIDRAP— Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri Kongres XII Tingkat Pusat Ikatan Mahasiswa Darud Da’wah wal Irsad (IMMADI) di Kampus DDI Sidrap, Kelurahan Majelling, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor DDI Sidrap Dr. Mansur, Wakil Rektor III DDI Sidrap Dr. Mujahidin, serta ratusan mahasiswa dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mengajak seluruh elemen menjadikan Sidrap sebagai lumbung beras, lumbung telur, lumbung penghafal Al-Qur’an, dan lumbung energi terbarukan di Indonesia.
Ia menegaskan kepemimpinannya memadukan tiga komponen utama, yakni umara (pemerintah), ulama, dan aghniya dermawan (investor).
Ia selanjutnya memaparkan, Sidrap telah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu terbesar di Asia Tenggara dan pertama di Indonesia dengan kapasitas 75 MW yang mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 42.000 rumah di Sulawesi Selatan.
Pemerintah berkomitmen menambah kapasitas menjadi 200 MW sehingga dapat memenuhi kebutuhan listrik hampir 200.000 rumah.
“Sidrap juga memiliki potensi energi terbarukan lain seperti panas bumi dan pembangkit listrik tenaga surya di Danau Sidenreng,” papar Syaharuddin.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah, ulama, dan investor dapat menjadikan Sidrap sebagai contoh pengembangan energi terbarukan.
Sebagai kader DDI murni dan asli, Syaharuddin Alrif menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja fokus dan tuntas demi mewujudkan visi besar Sidrap.
“Yakin, Allah akan membukakan pintu dan jalan bagi mereka yang mau bekerja keras,” tegasnya.
Di hadapan mahasiswa, ia turut membagikan perjalanan hidupnya sejak menempuh pendidikan hingga dipercaya menjadi Bupati Sidenreng Rappang sebagai motivasi agar generasi muda berani bermimpi dan berikhtiar.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa DDI, Hery Syarullah, menyampaikan rasa bangga dapat menggelar Kongres XII IMMADI di Kabupaten Sidrap.
Ia menyebut Sidrap sebagai salah satu sentrum gerakan Darud Da’wah wal Irsad dengan sejarah dan ideologi yang kuat.
“Guruta Ambo Dalle, seorang tokoh yang pernah mengadakan dakwah di sini, memiliki murid-murid yang masih setia dengan ideologi Darud Da’wah wal Irsad. Basis massa gerakan historis dakwah Sidrap amat dekat dengan historis dan ideologi Darud Da’wah wal Irsad, sehingga kami ingin menggabung kembali dan mengingat sejarah kita bahwa Sidrap dan Darud Da’wah wal Irsad adalah satu kesatuan yang saling melengkapi”.
Ia menambahkan, kongres dihadiri delegasi dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang terbagi dalam dua wilayah. Forum tersebut akan menetapkan estafet kepemimpinan baru di tubuh IMMADI.
“Kami mohon suport dan doanya, serta arahan kepada kami semua agar estafet kepemimpinan di Darud Da’wah wal Irsad dapat bersinergi dengan pemerintah”.
Kongres XII IMMADI berlangsung selama dua hari dan diisi seminar, berdialog intelektual, diskusi, serta pelatihan kepemimpinan.(*)














