
KONAWE, FAKTA1.COM – Kemeriahan mewarnai Kabupaten Konawe saat digelarnya Lomba Seni Budaya dan Gebyar Wisata Konawe Bersahaja, yang tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan akan berlangsung selama enam hari penuh di pelataran Inolobunggadue Central Park (ICP). Rabu malam 14: Agustus 2025
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., secara resmi membuka kegiatan yang berlangsung semarak tersebut. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, pimpinan dan anggota DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur Bahteramas, Kepala BNN Kabupaten Konawe, Camat, Lurah, dan Kepala Desa. Kehadiran para tokoh tersebut menambah kehormatan sekaligus semangat bagi seluruh peserta dan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Ketua Panitia, Muh. Akbar, S.P., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Kabupaten Konawe. Ia menegaskan, melalui ajang ini diharapkan lahir kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat luas dalam membangun citra positif Konawe Bersahaja sebagai daerah yang bersahabat dan kaya budaya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya Ketua DPRD Kabupaten Konawe beserta jajaran yang telah mengalokasikan anggaran sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
“Kami dari panitia mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Konawe dan seluruh anggota DPRD yang telah memberikan dukungan anggaran. Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi eksekutif dan legislatif dapat menghasilkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Muh. Akbar.

Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, dalam wawancara singkat sesaat sebelum meninggalkan lokasi, menegaskan bahwa DPRD akan selalu mendukung program yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk kegiatan yang mengangkat seni, budaya, dan pariwisata daerah.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya kita, memperkenalkan potensi daerah, serta menggerakkan perekonomian masyarakat. DPRD Kabupaten Konawe berkomitmen untuk terus mendukung agenda-agenda positif seperti ini, karena manfaatnya langsung dirasakan oleh rakyat,” ujar I Made Asmaya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat memanfaatkan momentum ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan, serta memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan UMKM lokal.Tutupnya.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun daerah.
“Hari ini kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menunjukkan kepada Indonesia bahwa Konawe adalah daerah yang kaya akan potensi, budaya, dan persaudaraan. Semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi kita semua untuk bekerja, berkarya, dan memajukan daerah demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan harapannya agar Konawe tidak hanya dikenal sebagai lumbung pangan, tetapi juga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Ia optimistis, pertumbuhan sektor industri, pariwisata, dan UMKM akan mendorong percepatan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Inilah saatnya kita jadikan Konawe sebagai tanah yang subur, bukan hanya bagi hasil bumi, tetapi juga bagi kreativitas, inovasi, dan peluang usaha,” tegasnya penuh semangat.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia, Forkopimda, serta seluruh perangkat daerah dan Camat Lurah kepala desa serta masyarakat yang hadir dengan antusias.
“Kebersamaan ini adalah kekuatan kita. Saya percaya, jika kita bersatu, Konawe akan semakin maju dan menjadi kebanggaan Sulawesi Tenggara di mata nasional,” tambahnya.
Malam pembukaan Lomba Seni Budaya ini diawali dengan penampilan musik bambu dari SD Negeri 1 Unaaha, yang berhasil memukau penonton dengan harmonisasi nada tradisional. Selanjutnya, rangkaian penampilan tari tradisional, musik daerah, atraksi budaya, serta penampilan Band Lokal, dan komunitas kreatif akan digelar hingga penutupan.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat mempererat persatuan, menggerakkan roda perekonomian, dan memperkenalkan Konawe sebagai destinasi wisata yang ramah dan bersahaja.










Tinggalkan Balasan