
FAKTA1.COM, KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Bupati Yusran Akbar, ST. terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Hal itu diwujudkan melalui keikutsertaan Bupati Konawe dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi dan Penguatan Integritas Aparatur, yang digelar di Hotel Sahid Azizah Syariah, Kendari, pada Kamis (9/10/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan dihadiri oleh Bupati dan Wali Kota dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Inspektorat, dan lembaga pengawasan internal pemerintah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat komitmen antardaerah untuk membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Yusran Akbar menegaskan bahwa penandatanganan komitmen ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan bukti nyata komitmen moral dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap upaya pencegahan korupsi dan penguatan integritas ASN.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh penyelenggara pemerintahan untuk memperkokoh integritas, menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. ASN harus menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang jujur, profesional, dan berkeadilan,” ujar Yusran.

Lebih lanjut, Bupati Yusran menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe secara berkelanjutan tengah memperkuat sistem pengawasan internal, mengoptimalkan peran Inspektorat Daerah, serta mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara menyeluruh di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain itu, Pemkab Konawe juga terus mendorong transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah, memperluas akses informasi publik, dan meningkatkan kompetensi ASN melalui pelatihan serta pembinaan etika birokrasi.
“Konawe harus menjadi contoh daerah yang berintegritas. Kami ingin memastikan bahwa seluruh aparatur bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini turut diapresiasi oleh perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Pemerintah Provinsi Sultra, yang menilai langkah serentak penandatanganan komitmen ini merupakan wujud keseriusan daerah-daerah di Sulawesi Tenggara dalam mendukung upaya nasional pemberantasan korupsi dan penguatan reformasi birokrasi.
Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan pencegahan korupsi sebagai prioritas utama reformasi birokrasi, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik yang efektif.
Pemerintah Kabupaten Konawe melalui visi “Konawe Bersahaja” — Bersih, Sejahtera, dan Berkeadilan — berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai integritas dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan.
Bupati Yusran menegaskan, komitmen ini akan dijadikan pedoman bagi seluruh ASN di Konawe untuk bekerja dengan etos pelayanan, profesionalisme, dan tanggung jawab moral yang tinggi.
“Kami tidak ingin komitmen ini berhenti di atas kertas. Ini adalah janji kerja, janji moral, dan janji kepada masyarakat bahwa birokrasi Konawe akan terus bergerak menuju pemerintahan yang bersih, transparan, dan berdaya saing,” tutup Bupati Yusran.
Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Konawe meneguhkan tekad untuk menjadi daerah yang bebas dari praktik korupsi, berdaya saing tinggi, serta berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat — sejalan dengan semangat “Konawe Bersahaja” menuju pemerintahan yang berintegritas dan berkeadilan.(*)










Tinggalkan Balasan