KONAWE, FAKTA1.COM— Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Konawe menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VIII sebagai ajang konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi program kerja, Kamis (18/1/2025), bertempat di salah satu hotel di Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.
Mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Muscab VIII dihadiri jajaran Pengurus IBI Provinsi Sulawesi Tenggara, pengurus IBI Cabang Konawe, perwakilan Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas, serta bidan dari berbagai wilayah di Kabupaten Konawe.
Ketua Panitia Pelaksana, Herniatin, SKM., S.Tr.Keb., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muscab tidak hanya menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi wadah penyatuan visi dan strategi dalam menghadapi tantangan dunia kebidanan ke depan.
“Bidan dituntut semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan yang berbasis bukti ilmiah.
Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di tengah dinamika transformasi sistem kesehatan nasional,” ujar Herniatin.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, SE., MM, menyampaikan apresiasinya terhadap peran strategis IBI dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi.
“Bidan memiliki peran vital dalam pelayanan kesehatan dasar. Kami berharap melalui Muscab ini, sinergi antara IBI dan pemerintah daerah semakin kuat demi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Provinsi Sulawesi Tenggara, Maswaty Madjid Tombili, SST., M.Kes, menegaskan pentingnya penguatan kompetensi bidan melalui peningkatan kapasitas dan penerapan praktik kebidanan berbasis eviden.
“Transformasi kesehatan menuntut bidan untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga profesionalisme, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, sambutan Bupati Konawe yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Konawe, Mudarman Pagala, S.Sos., M.Si, menekankan pentingnya peran strategis bidan dalam pembangunan sektor kesehatan daerah.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran IBI dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Diharapkan Muscab ini mampu melahirkan kepengurusan yang solid, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ungkapnya.
Selain agenda pemilihan pengurus, Muscab VIII IBI Konawe juga diisi dengan pemaparan program kerja, evaluasi kepengurusan sebelumnya, serta diskusi penguatan peran bidan dalam mendukung percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Melalui Muscab ini, IBI Konawe diharapkan semakin solid, profesional, serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan kebidanan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.














