Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6648 Lihat semua

Konawe, fakta1.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., M.A., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Konawe guna memastikan seluruh layanan di lingkungan Kementerian Agama tetap berjalan optimal pada hari pertama masuk kerja pasca diterapkannya kebijakan Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH). Senin 30 Maret 2026.

Kebijakan ini mengatur sistem kerja aparatur secara bergantian, di mana sebagian pegawai melaksanakan tugas dari kantor, sementara sebagian lainnya bekerja dari lokasi masing-masing.
Meskipun sistem kerja dilakukan secara fleksibel, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan tidak boleh mengalami penurunan kualitas.

Pada hari pertama pelaksanaan kebijakan tersebut, kondisi di berbagai titik layanan terpantau aman, tertib, dan terkendali. Aktivitas pelayanan berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik pada unit layanan langsung maupun layanan berbasis digital yang kini semakin dioptimalkan.

Dalam kunjungannya ke MTsN 1 Konawe, H. Mansur juga memantau secara langsung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di hari pertama masuk sekolah. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah berjalan dengan baik dan efektif sejak pagi hari.

Sejak awal jam pelajaran, para guru telah hadir dan langsung melaksanakan tugasnya di kelas. Suasana sekolah terlihat tertib, kondusif, dan penuh semangat. Para siswa pun mengikuti pembelajaran secara aktif sebagaimana pada hari-hari normal.

Hal ini menjadi catatan positif, mengingat pada umumnya hari pertama masuk sekolah sering kali hanya diisi dengan kegiatan administratif, seperti pengecekan kehadiran atau perkenalan. Namun, di MTsN 1 Konawe, kegiatan belajar mengajar sudah langsung berjalan efektif tanpa penundaan.

Kesiapan yang matang dari pihak sekolah, terutama kedisiplinan para guru, menjadi faktor utama terciptanya suasana pembelajaran yang produktif. Kondisi ini mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga kualitas pendidikan sejak hari pertama.

“Hari ini seluruh guru telah hadir dan siap menjalankan tugasnya. Saya sangat mengapresiasi kinerja kepala sekolah beserta jajarannya. Meskipun ini hari pertama masuk, proses belajar mengajar sudah langsung berjalan. Biasanya hari pertama hanya bersifat administratif datang lalu pulang. Namun hari ini berbeda,” ujar H. Mansur.

Ia menambahkan bahwa setelah melakukan pengecekan di beberapa kelas, seluruh kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesiapan yang dimiliki MTsN 1 Konawe sudah sangat optimal.

Lebih lanjut, H. Mansur menyoroti tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, terutama dalam menghadapi era transformasi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut para guru untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.

“Kita memahami bahwa sebagian guru berasal dari generasi yang belum sepenuhnya akrab dengan dunia digital. Namun saat ini mereka berhadapan dengan peserta didik yang sudah sangat dekat dengan teknologi. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa sejak masa pandemi COVID-19, dunia pendidikan dipaksa untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran berbasis digital. Oleh karena itu, para guru dituntut untuk mampu menguasai dan memanfaatkan berbagai platform digital agar proses pembelajaran tetap relevan dan efektif.

Selain itu, dinamika global yang terus berkembang juga turut memengaruhi dunia pendidikan. Berbagai konflik internasional dan perubahan geopolitik berdampak pada akses informasi dan perkembangan teknologi.

“Kondisi ini menjadi pengingat bahwa dunia terus berubah dengan cepat. Guru harus siap menghadapi perubahan tersebut. Jika tidak mampu beradaptasi, maka akan tertinggal, terutama dalam hal akses informasi dan metode pembelajaran modern,” tambahnya.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi terkait, dalam meningkatkan kapasitas guru melalui

pelatihan dan pengembangan berkelanjutan.

Di sisi lain, H. Mansur juga memberikan pesan kepada para guru dan masyarakat terkait penggunaan media sosial. Ia mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Dalam bermedia sosial, kita harus berhati-hati. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Dalam ajaran agama, kita diajarkan untuk bersabar dan tabayyun sebelum menyampaikan sesuatu,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa bijak dalam bermedia sosial bukan hanya soal kecepatan berbagi informasi, tetapi juga tanggung jawab dalam menjaga kebenaran dan ketenangan di tengah masyarakat.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa proses pembelajaran harus mampu menarik minat siswa serta membangun rasa nyaman dan motivasi dalam belajar. Guru dituntut tidak hanya mengajar di dalam kelas, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas.

Kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, kompetisi akademik maupun non-akademik, serta pembinaan karya siswa menjadi bagian penting dalam pengembangan potensi peserta didik.

Hal ini bertujuan untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan integritas.

“Tanggung jawab adalah hal utama. Apa pun yang kita lakukan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik kepada diri sendiri, pimpinan, maupun masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap MTsN 1 Konawe. Menurutnya, jumlah pendaftar yang melebihi daya tampung menunjukkan bahwa madrasah ini telah menjadi pilihan utama masyarakat.

“Di beberapa daerah masih ada sekolah yang harus mencari siswa. Namun di sini justru sebaliknya. Pendaftar sangat banyak sehingga seleksi dilakukan secara ketat. Ini menunjukkan bahwa MTsN 1 Konawe sudah berada pada level first class, bukan lagi second class,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Konawe, Nyuheri Slamet, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi dan inovasi guna meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah tersebut.

“Kami bersama seluruh jajaran terus melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan, sekaligus melakukan improvisasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari pihak Kementerian Agama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Kepala Kanwil menjadi bentuk dukungan nyata dalam memastikan seluruh guru tetap menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kedisiplinan guru, terutama dalam hal kehadiran dan ketepatan waktu mengajar, menjadi perhatian utama dalam menjaga kualitas pembelajaran.

“Alhamdulillah, pada hari ini, Senin 30 Maret, yang merupakan hari pertama masuk secara nasional, seluruh kegiatan di madrasah berjalan dengan baik. Proses belajar mengajar langsung berlangsung di kelas, dan baik guru maupun siswa menunjukkan kesiapan yang optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa terdapat beberapa pesan penting dari Kepala Kanwil yang menjadi perhatian pihak madrasah, salah satunya adalah menjaga semangat dalam proses pembelajaran.

“Kami terus mendorong seluruh guru untuk menjaga motivasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan masyarakat. Dengan semangat tersebut, kami berharap madrasah ini terus berkembang dan menjadi lembaga pendidikan unggulan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen pihak madrasah dalam menjaga kepercayaan masyarakat yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Dengan berbagai capaian dan kesiapan yang ada, MTsN 1 Konawe diharapkan dapat terus menjadi rujukan dalam dunia pendidikan, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga secara lebih luas, sebagai lembaga pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.(***)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.