
Konawe, Fakta1.com – Pemerintah Kabupaten Konawe menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (22/4/2025). Laporan tersebut mengungkap sejumlah capaian penting, mulai dari pelunasan utang hingga penghargaan nasional di bidang pelayanan publik.
Rapat yang berlangsung di gedung DPRD Konawe itu dipimpin Ketua DPRD I Made Asmaya, serta dihadiri oleh Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim yang mewakili Bupati H. Yusran Akbar.
“LKPJ ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas jalannya pemerintahan dan pembangunan selama tahun 2024, sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014,” ujar Syamsul dalam sambutannya.
Pemkab Konawe menegaskan enam prioritas pembangunan tahun lalu, di antaranya peningkatan kualitas SDM, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, hingga stabilitas wilayah.
Beberapa pencapaian strategis antara lain:
Pelunasan utang daerah senilai Rp231 miliar kepada PT. SMI
Partisipasi Pemilu 2024 mencapai 87,86%
Penghargaan pelayanan publik tertinggi dari Ombudsman RI
Masuk 15 besar daerah berkinerja terbaik secara nasional
Penyaluran Dana Desa dan DAK yang tepat sasaran
Sertifikasi tanah transmigrasi dipercepat atas dukungan Kemendes PDTT
Dari sisi ekonomi makro, Konawe mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Tenggara sebesar 1,82%, meski menurun dari tahun sebelumnya. Indeks Gini Ratio membaik dari 0,309 menjadi 0,302, menandakan ketimpangan berkurang.
Tingkat pengangguran juga turun menjadi 2,95%, dan IPM naik ke angka 4,50, tertinggi keempat di provinsi. Sementara angka kemiskinan terkendali di 13,25%, sedikit naik akibat inflasi awal tahun.
Realisasi APBD pun menunjukkan kinerja positif:
Pendapatan daerah: 96,41% dari target
Belanja daerah: 93,59%
SILPA: Rp50,6 miliar (menunggu audit BPK)
Menutup laporan, Wabup Syamsul menegaskan arah pembangunan tahun 2025 akan difokuskan pada pemerataan pembangunan desa dan penataan kota.
“Dengan semangat ‘Membangun Desa, Menata Kota, Mewujudkan Konawe Bersahaja’, kami berkomitmen mewujudkan Konawe yang berdaya saing, sejahtera, adil, dan berkelanjutan,” tegasnya.








Tinggalkan Balasan