
FAKTA1.COM– 1404 tahun lalu tepatnya 27 Rajab 621 Masehi merupakan momen yang penuh keajaiban.
Sebagaimana tercatat dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 1, peristiwa ini menunjukkan luasnya dimensi spiritual manusia yang melampaui kecerdasan intelektual, sering kali membuat manusia lupa diri dengan kesombongan.
Perlu kita ketahui bahwa Isra Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW, baik secara fisik maupun spiritual, menuju Sidratul Muntaha untuk bertemu dengan Allah SWT.
Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad bertemu dengan para nabi terdahulu di setiap lapisan langit.
Di langit pertama
Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Adam.
Di langit kedua
Nabi Muhammad bertemu Nabi Yahya dan Nabi Isa.
Di langit ketiga
Nabi Muhammad bertemu Nabi Yusuf.
Di langit keempat
Nabi Muhammad bertemu Nabi Idris,
Di Langit kelima
Nabi Muhammad bertemu Nabi Harun
Di langit keenam
Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Musa yang terharu hingga menangis menyadari bahwa umat Nabi Muhammad kelak adalah yang paling banyak masuk surga.
Di langit ketujuh
Nabi Muhammad bertemu Nabi Ibrahim sebelum melanjutkan perjalanannya ke Sidratul Muntaha.

Simbol perjalanan ini menggambarkan kedekatan para nabi dengan Allah SWT dan betapa
Atas keringanan yang diberikan Allah SWT, jumlah sholat diturunkan menjadi 10 waktu, hingga akhirnya menjadi 5 waktu yang diwajibkan sampai sekarang. Meski demikian, Nabi Musa mengingatkan bahwa sebagian umat Nabi Muhammad masih akan kesulitan menjalankan kewajiban tersebut.
Isra Mi’raj juga menjadi bukti keistimewaan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah. Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa – dengan jarak lebih dari 1.500 kilometer – yang dilanjutkan hingga Sidratul Muntaha, ditempuh hanya dalam satu malam. Keajaiban ini menjadi peristiwa sakral yang patut direnungkan, dihayati, dan disyukuri oleh umat Islam di seluruh dunia.
Pada hari ini, 27 Januari 2025, peringatan Isra Mi’raj menjadi momen refleksi bagi umat Islam untuk mengingat kebesaran Allah SWT dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan.








Tinggalkan Balasan