Fakta1.com, Jakarta— Pemuda Asal Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe Bersuara, Mari Bersama -Sama Menjaga Kerukunan Dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 Yang Sebentar Lagi Hanya Menghitung Hari Mari Kita Sambut Dan Jadikan Pilkada Serentak Ini Dengan Penuh Cinta Terkhususnya Untuk Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Di Kabupaten Konawe.

Antusiasme Masyarakat Di Kabupaten Konawe Selalu Meningkat Dalam Menyambut Pesta Demokrasi Yang Diwujudkan Melalui Pilkada Serentak Terlebih Di Tahun 2024 Peran Serta Seluruh Elemen Masyarakat, Khususnya Pemuda Dan Mahasiswa Di Kabupaten Konawe Adalah Indikator Penting Dalam Menciptakan Pilkada 2024 Yang Humanis, Berkualitas Dan Berintegritas.

Irsan Aprianto Ridham Selaku Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe Jakarta (IMIK – JAKARTA) Mengatakan, Ini adalah sebuah momentum dan peranan penting pendidikan politik bagi Masyarakat, Pemuda dan Mahasiswa harus menjadi aspek yang sangat penting dan Urgensi. Mengingat Pemilihan Kepala Daerah Tidak Hanya Sekedar Memilih, Melihat dan Memandang Popularitas serta Minimnya Peran Dalam Pembangunan Daerah Bagi Seorang Pemimpin.

“Pendidikan politik juga sangatlah penting agar menjadi bekal bagi seluruh Masyarakat Diprovinsi Sulawesi Tenggara kedepanya dalam melihat, memilih seorang Kandidat atau Bakal Calon Pemimpin Lima Tahun Kedepan apakah ia Berkompeten, Mempunyai Track Record Yang Baik dan Integritas Yang Bagus dalam membangun suatu Daerah”. Ujar Irsan Aprianto Ridham, Rabu, 13 September 2024.

IMIK – JAKARTA berharap agar ini menjadi catatan penting bagi Masyarakat sehingga bisa menseleksi Calon Pemimpin bukan hanya dari luar saja tapi dalam nya juga. Kami Juga Menghimbau dan Mengingatkan Kepada Seluruh Elemen Pemerintah Kabupaten Konawe Yakni Penjabat Bupati Konawe, Komisi Pemungutan Umum (KPU) Konawe, Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Konawe, Kantor Kepolisian Presisi (KAPOLRES) Konawe Agar Menjaga Netralitas Menjelang Pilkada Ini. Ucapnya.

Lanjut Irsan, Jika sampai ada oknum aparat pemerintah daerah (Pemda) kabupaten konawe yang terafiliasi untuk memenangkan bakal calon pilkada, yakin dan percaya kami tidak segan-segan akan melaporkan hal tersebut pada pimpinan republik indonesia untuk memberikan sanksi berat berupa pencopotan dari badan aparatur sipil negara agar menjadi contoh bagi aparat lainnya entah itu instansi maupun institusi.

Bukan Hanya Itu Saja Terkait Persoalan Kambtibmas Juga Perlu Pengawasan Partisipatif Dari Pihak Penyelenggara Pemilu Yakni KPU & Bawaslu Konawe Serta Polres Konawe Bagaimana Pentingnya Untuk Melibatkan Semua Pihak Dan Mengajak Masyarakat Untuk Bersama-Sama TNI-POLRI Dalam Menjaga Keamanan, Ketertiban Masyarakat Di Kabupaten Konawe.

“Soal Kamtibmas Menjadi Tantangan Bersama Serta Perlu Diawasi TNI-POLRI Khususnya KPU, Bawaslu Dan Polri Dalam Menjaga Konsistensi Keamanan Dan Ketertiban, Saya Berharap Masyarakat Dikabupaten Konawe Khususnya Kecamatan Besulutu Tidak Menimbulkan Kekacauan, Kegaduhan Ataupun Kericuhan Yang Mengakibatkan Perseturuan/Ketimpangan”. Tutupnya.