Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6584 Lihat semua

fakta1.com— Iran tembakkan rudal ke Israel pada Selasa pagi (24/3/2026) dan memicu ledakan keras di wilayah Yerusalem. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa menit setelah militer Israel mendeteksi peluncuran rudal dari Iran.
Militer Israel menyatakan telah mengidentifikasi ancaman tersebut sejak awal.

Upaya pencegatan langsung dilakukan sebelum akhirnya ledakan terdengar di area Yerusalem. Situasi ini membuat warga sempat berlindung menyusul bunyi sirene peringatan udara.

“Iran menembakkan rudal ke Israel pada Selasa pagi,” demikian pernyataan resmi militer Israel sesaat sebelum ledakan terjadi. Pernyataan ini memperkuat bahwa serangan memang berasal dari wilayah Iran.

Ledakan di Yerusalem dilaporkan terjadi tidak lama setelah sistem pertahanan diaktifkan. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi detail apakah rudal berhasil sepenuhnya dicegat atau sebagian mencapai target.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom, menyampaikan bahwa tidak ada laporan langsung terkait korban jiwa. Meski begitu, tim

paramedis tetap dikerahkan ke lokasi yang dilaporkan terdampak untuk memastikan kondisi di lapangan.

Sekitar 20 menit setelah peringatan awal, Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel memberikan izin kepada warga untuk keluar dari tempat perlindungan. Hal ini mengindikasikan situasi mulai terkendali, meski kewaspadaan tetap tinggi.

Ketegangan Iran-Israel meningkat tajam setelah serangan ini. Insiden terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim adanya komunikasi antara pihak Washington dan pejabat Iran. Namun, klaim tersebut telah dibantah oleh pemerintah Iran.

Minyak dari Cadangan Strategis
Perkembangan ini menunjukkan konflik di kawasan Timur Tengah kembali memanas dengan risiko eskalasi yang lebih luas. Dunia internasional kini menyoroti langkah lanjutan dari kedua pihak.(***)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.