Wakil Bupati Konawe Resmi Operasikan Los Pedagang Sayur Pasar Wawotobi

  • Bagikan
Silakan Bagikan:

Unaaha – Pemerintah Kabupaten Konawe secara resmi mengoperasikan sebanyak 40 los pedagang sayur mayur di Pasar Sentral Wawotobi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (15/01/2026). Peresmian los tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, sebagai bagian dari penataan dan relokasi pedagang di kawasan pasar induk.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Konawe menyampaikan bahwa los yang diresmikan ini direncanakan akan menampung sekitar 80 pedagang sayur mayur. Ia berharap fasilitas yang telah disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik demi mendukung aktivitas perdagangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Usai peresmian, H. Syamsul Ibrahim meninjau langsung area Pasar Sentral Wawotobi. Dalam peninjauan tersebut, pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian utama, sebagaimana pantauan awak media di lokasi.

Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar. Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berdampak pada kawasan pasar, tetapi juga berpengaruh terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

“Ini bukan hanya sekadar persoalan sampah di area pasar, tetapi juga dampaknya terhadap warga sekitar,” tegas Syamsul Ibrahim.

Ia mengimbau para pedagang dan pengelola pasar untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah. Kebersihan pasar, lanjutnya, merupakan faktor utama dalam menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

“Pasar ini harus dijaga kebersihannya. Sampah, terutama di area parkir, harus dikelola dan dibersihkan secara rutin. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Konawe menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan pasar, termasuk uji kelayakan dan kompetensi pengelola pasar. Langkah tersebut bertujuan agar pasar dapat dikelola secara profesional dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ke depan, sebagai kepala pasar akan dilakukan uji kelayakan bagi pengelola. Kita ingin pengelola yang benar-benar mampu mengelola pasar dengan baik dan dapat mengangkat perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Syamsul Ibrahim juga memberikan tenggat waktu kepada pengelola pasar untuk segera melakukan pembenahan, khususnya terkait kebersihan dan penataan los pedagang. Ia berharap dalam waktu dekat kondisi Pasar Sentral Wawotobi sudah lebih tertib dan bersih.

“Karena ini bagian dari wilayah pasar, kami beri kesempatan sampai hari Sabtu. Setelah itu, pasar harus sudah bersih dan tertata,” pungkasnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *