
SIDRAP, FAKTA1.COM – Sejumlah massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Demokrasi (BARADA) menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Sidrap, sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (9/4/2026).
Aksi yang berlangsung tertib tersebut dipimpin oleh Muhammad Irfan Djhuanda selaku Jenderal Lapangan. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa aksi ini murni dilakukan secara damai untuk menyampaikan pendapat masyarakat tanpa adanya unsur anarkis.
“Kami hadir di sini hanya untuk menyampaikan aspirasi. Ini aksi damai, damai, damai, tidak ada tujuan lain selain mendorong pemerintah agar lebih serius dalam pengawasan,” ujar M. Irfan Djhuanda di hadapan peserta aksi.
Dalam tuntutannya, BARADA menyoroti keberadaan sejumlah dapur MBG di Kabupaten Sidenreng Rappang yang diduga beroperasi tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Padahal, fasilitas tersebut merupakan syarat wajib dalam standar higiene
Selain itu, mereka juga mengungkap adanya dugaan dapur MBG yang belum mengantongi izin resmi.
Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta mengancam kesehatan masyarakat, khususnya para penerima manfaat program tersebut.
Melalui aksi ini, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama instansi terkait untuk segera melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh dapur MBG.
Mereka juga meminta agar dapur yang tidak memenuhi standar IPAL dan perizinan ditutup sementara hingga memenuhi ketentuan yang berlaku.
Aksi damai tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan diakhiri dengan penyerahan tuntutan kepada perwakilan DPRD Sidrap.
Massa berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi menjamin kualitas program dan keselamatan masyarakat.








Tinggalkan Balasan