
FAKTA1.COM, GRESIK— Banjir luapan Kali Surabaya atau dikenal Kali Mas menggenangi sebagian besar wilayah Desa/Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Selasa (25/2). Ribuan rumah warga terendam air, termasuk area pemakaman umum.
Kondisi ini berdampak nyata terhadap aktivitas warga. Terutama saat ada warga yang meninggal dunia. Yakni Martawi, warga Dusun Driyorejo yang mengembuskan nafas terakhirnya di tengah bencana banjir.
Video proses pemakaman jenazah Martawi beredar di pesan berantai. Warga harus menerjang banjir untuk mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.
- Lantik Empat Kepala OPD Baru, Syaharuddin Alrif: Fokus Pengabdian ke Masyarakat
- Tingkatkan Pelayanan Peserta Porsenijar, Wabup Sidrap Beri Pengarahan kepada Tim LO
- Buntut Penangkapan Silmy Karim Cs Terkait Suap KITAS dan KITAP di Imigrasi, KPK Ditantang Formapera Periksa Yasonna Laoly!
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Tak hanya itu, proses penggalian kubur pun terkendala. Betapa tidak, air bah berwarna kecokelatan juga menggenangi area pemakaman.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram mengungkapkan, pemakaman di tengah banjir itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (25/2).
“Malam harinya (Senin, 24/2) juga ada yang meninggal dunia, kalau yang di video itu tadi siang sekitar waktu Dzuhur,” kata Musihram.
Tampak dalam video, warga menerjang banjir di area pemakaman yang tingginya sekitar lutut orang dewasa.
“Informasinya, karena area pemakaman terendam banjir jadi proses gali kubur ini menggunakan semacam triplek atau kayu untuk menghalangi air. Kemudian air dikuras baru digali. Alhamdulillah jenazah sudah dimakamkan,” tandasnya.
- Lantik Empat Kepala OPD Baru, Syaharuddin Alrif: Fokus Pengabdian ke Masyarakat
- Tingkatkan Pelayanan Peserta Porsenijar, Wabup Sidrap Beri Pengarahan kepada Tim LO
- Buntut Penangkapan Silmy Karim Cs Terkait Suap KITAS dan KITAP di Imigrasi, KPK Ditantang Formapera Periksa Yasonna Laoly!
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Musihram mengungkapkan, banjir di wilayah Desa Driyorejo disebabkan debit Kali Surabaya yang sangat tinggi. Luapannya melewati saluran pembuangan air warga lalu meluber ke permukiman.
“Tercatat ada ribuan rumah yang terendam banjir. Saat ini kondisinya belum surut. Melihat situasi di hulu. Kalau di hulu masih hujan kemungkinan ya masih banjir,” pungkas Musihram.
Tonton juga Videonya!
(Redho)








Tinggalkan Balasan