
SURABAYA -Polsek Gunung Anyar mengambil langkah proaktif untuk menjaga kamtibmas di wilayahnya dengan menggandeng tiga pilar dan pam swakarsa pasca insiden pembakaran sejumlah fasilitas umum dan pos polisi di berbagai wilayah Surabaya oleh perusuh.
Pengamanan swakarsa atau Pam Swakarsa muncul dari keprihatinan warga masyarakat sekitar untuk memastikan situasi tetap kondusif dengan cara bersama-sama melawan perusuh dan melindungi kantor maupun pos kepolisian.
Keterlibatan aktif masyarakat ini menjadi respons langsung atas aksi anarkis yang menyasar fasilitas kepolisian di berbagai wilayah di kota Surabaya beberapa waktu lalu.
Kapolsek Gunung Anyar Iptu Sumianto Harsya Fahroni, S.H., M.H. mengatakan, “Kami mengambil langkah antisipatif sebagai bentuk kesiapsiagaan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dengan melibatkan tiga pilar TNI dan
Kegiatan Pam Swakarsa ini merupakan wujud nyata dari sinergitas Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di wilayah Gunung Anyar, tambahnya.
Hingga kini, penjagaan terus dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipasif menghadapi dinamika situasi kamtibmas yang berkembang cepat dan dinamis di kota Surabaya.
(Redho)
- Isu Krisis Listrik Jawa, Madura, dan Bali Mencuat, Relawan Desak Pemerintah dan PLN Beri Penjelasan Terbuka
- KPK Kembali Bergerak, Dua Tersangka Kasus Smart Board Muara Enim Resmi Ditahan
- Mitra Garda FC tampil tajam, Gaswon FC dipaksa angkat kaki dari Sidrap Cup 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
- Isu Krisis Listrik Jawa, Madura, dan Bali Mencuat, Relawan Desak Pemerintah dan PLN Beri Penjelasan Terbuka
- KPK Kembali Bergerak, Dua Tersangka Kasus Smart Board Muara Enim Resmi Ditahan
- Mitra Garda FC tampil tajam, Gaswon FC dipaksa angkat kaki dari Sidrap Cup 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan