
KONAWE, FAKTA1.COM – Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si, memimpin langsung rapat pemantapan pelaksanaan Festival Mobil Hias Gema Takbir Konawe Bersahaja Tahun 2026. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat Wakil Bupati Konawe dengan melibatkan unsur panitia, OPD terkait, aparat keamanan, serta perwakilan peserta. Selasa 17 Maret 2026
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Konawe dalam memastikan pelaksanaan festival berjalan tertib, aman, dan sarat nilai religius menjelang malam takbiran.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa festival mobil hias bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan juga menjadi sarana syiar Islam sekaligus cerminan identitas masyarakat Konawe yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan ketertiban.
“Festival ini adalah wajah Konawe di malam takbiran. Kita ingin menampilkan sesuatu yang tidak hanya meriah, tetapi juga tertib, indah, dan sarat nilai keagamaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya disiplin peserta dalam mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci utama untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Dalam rapat tersebut, panitia memaparkan sejumlah ketentuan teknis yang wajib dipatuhi seluruh peserta. Untuk pelanggaran ringan, seperti jarak antar kendaraan yang terlalu dekat, ketidakteraturan barisan, atau kostum yang tidak rapi, akan diberikan peringatan langsung oleh petugas di lapangan.
Sementara itu, pelanggaran berat akan dikenakan sanksi tegas berupa diskualifikasi atau penghentian keikutsertaan dalam festival.
Pelanggaran berat yang dimaksud meliputi tindakan membahayakan seperti melaju ugal-ugalan hingga melambung kendaraan di depannya, membawa
“Ini bukan ajang kebut-kebutan atau unjuk kebisingan. Ini adalah malam takbir yang harus dijaga kekhusyukannya. Keselamatan dan ketertiban adalah prioritas utama,” ujar Wabup.
Ia juga menginstruksikan kepada aparat keamanan dan panitia agar melakukan pengawasan ketat selama kegiatan berlangsung. Koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting guna mengantisipasi potensi gangguan, baik dari sisi lalu lintas maupun keamanan umum.
Selain itu, Wakil Bupati mendorong seluruh peserta untuk menampilkan kreativitas terbaik dalam menghias kendaraan. Ia berharap setiap mobil hias mampu menyampaikan pesan-pesan religius yang inspiratif serta mencerminkan semangat “Bersahaja” sesuai tema yang diusung.
“Kita ingin festival ini tidak hanya ramai, tetapi juga berkualitas. Tampilkan kreativitas terbaik dan tetap menjunjung nilai-nilai Islami,” tambahnya.
Menutup arahannya, Wakil Bupati Konawe kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh pelaksanaan Festival Mobil Hias Gema Takbir ini agar berjalan sukses dan menjadi kebanggaan masyarakat.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan baik. Mari kita jaga bersama ketertiban, keamanan, dan nilai-nilai religius dalam pelaksanaannya,” pungkasnya.
Festival Mobil Hias Gema Takbir Konawe Bersahaja Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menghadirkan suasana malam takbiran yang khidmat, indah, dan penuh kebersamaan di Kabupaten Konawe.








Tinggalkan Balasan