
Fakta1.com— Tatanan dunia baru yang ideal bagi masa depan umat manusia di bumi adalah adanya sistem internasional yang adil, damai dan seimbang untuk menempatkan kemuliaan manusia yang lebih beradap. Karena itu sejumlah prinsip dasar yang yang harus dibangun diantaranya adalah kedaulatan dan kesetaran dalam hubungan dan ikatan internasional.
Kerjasama dan dialog harus dikedepankan untuk menyelesaikan berbagai masalah global agar tidak menyulut ketegangan, persengketaan dan pertikaian yang bisa menyulut api peperangan.
Ikhwal hak asasi manusia — meski belum bisa diterima sepenuhnya oleh berbagai negara — termasuk Indonesia — perlu mendapat tempat untuk menjaga dan melindungi kedaulatan setiap bangsa, negara serta serta segenap manusia agar tidak terusik dan digagahi oleh pihak manapun pada level apapun.
Nilai-nilai demokrasi dan partisipasi bagi masyarakat sipil perlu dibangun dan dijaga untuk berperan aktif dalam mengambil keputusan serta partisipasi dalam proses penentuan sikap dan pilihan tindakan yang hendak dilakukan demi dan untuk kepentingan semua pihak yang lebih baik dan berkeadilan.
Pada akhirnya, untuk membangun tatanan dunia yang baru — yang lebih beradab — adalah memberi perhatian bersama terhadap kelestarian dan keberlanjutan tata lingkungan yang harmoni, seimbang. Hingga rasa kenyamanan dan keamanan bersama mulai dari tingkat lokal, nasional hingga dalam skala internasional dapat dijaga secara bersama melalui dialog, bukan perang dan tidak melalui tekanan kekerasan yang menekan dan menindas.
Karena itu kerja sama dalam konteks multilateralisme yang guyub dan rukun perlu dijalin menjadi landasan pijak bersama dalam usaha dan upaya penyelesaian masalah global. Sehingga tatanan dunia baru yang lebih beradab dan manusiawi dapat dibangun dan dijaga bersama dalam satu bingkai etika, moral dan akhlak kemuliaan manusia sebagai anugrah dari Tuhan dalam konteks peran manusia yang mengemban amanah rahmatan lil alamin.
Banten, 8 Maret 2026








Tinggalkan Balasan