
Konawe, FAKTA1.COM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe terus mematangkan persiapan pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) tingkat Sekolah Dasar (SD) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti ratusan peserta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan para proktor dalam mengelola ujian berbasis digital secara optimal. Rabu 13 Mey 2026
Sebanyak 257 peserta yang merupakan proktor dari berbagai satuan pendidikan SD se-Kabupaten Konawe ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka dibekali pemahaman teknis terkait pengoperasian sistem, alur kerja aplikasi USBK, hingga langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi potensi kendala selama ujian berlangsung.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dewi Puspa Arini, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan Bimtek ini memiliki peran penting dalam menyukseskan pelaksanaan USBK yang semakin mengedepankan pemanfaatan teknologi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan kesiapan para proktor dalam pelaksanaan USBK, baik dari sisi teknis maupun pemahaman sistem,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan USBK tidak hanya bergantung pada kesiapan siswa, tetapi juga sangat ditentukan oleh kompetensi para proktor sebagai pengelola utama sistem di masing-masing sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga melakukan simulasi langsung penggunaan aplikasi USBK. Hal ini bertujuan agar para proktor benar-benar memahami
Dewi Puspa Arini berharap, melalui Bimtek ini para proktor dapat meningkatkan kapasitasnya dalam mengelola sistem berbasis komputer secara profesional.
“Harapan kami, para proktor mampu meningkatkan kemampuannya dalam mengelola sistem, memahami alur kerja aplikasi USBK, serta mampu mengatasi berbagai kendala teknis yang mungkin akan muncul saat pelaksanaan ujian,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan infrastruktur di setiap satuan pendidikan, termasuk jaringan internet, perangkat komputer, serta dukungan teknis lainnya.
Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan tingkat SD di Kabupaten Konawe dapat melaksanakan USBK secara lancar, tertib, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pelaksanaan USBK sendiri merupakan bagian dari upaya transformasi digital di sektor pendidikan, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi pelaksanaan ujian, tetapi juga mendorong peningkatan literasi teknologi di lingkungan sekolah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe optimistis, dengan kesiapan yang matang dari para proktor, pelaksanaan USBK tahun ini dapat berjalan lebih baik dan memberikan hasil yang maksimal.(*)








Tinggalkan Balasan