
JAKARTA, FAKTA1.COM – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Hal ini dibuktikan lewat langkah proaktif Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang mengundang langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, untuk hadir dalam pekan olahraga dan seni terbesar bagi kalangan pendidik di Sulawesi Selatan.
Undangan kehormatan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Syaharuddin dalam agenda audiensi resmi di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua PGRI Sulsel Hasnawi Haris, Ketua PGRI Kota Makassar, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sidrap Sirajuddin, serta Kepala Dinas Peternakan Sidrap Ahmad Dollah.
Menjadi Narasumber Utama dan Buka Porsenijar
Mendikdasmen Abdul Mu’ti diharapkan tidak hanya membuka secara resmi Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Sidrap, tetapi juga didapuk menjadi narasumber utama dalam seminar pendidikan nasional yang menjadi bagian dari rangkaian acara tersebut.
Bupati Sidrap menjelaskan bahwa Porsenijar yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli tahun ini akan menjadi magnet besar bagi dunia pendidikan di Sulsel.
“Kegiatan ini diproyeksikan akan melibatkan sekitar 70 hingga 80 ribu guru dari berbagai daerah. Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi dan kreativitas, melainkan wadah krusial untuk peningkatan kapasitas tenaga pendidik,” ujar Syaharuddin.
Selain seminar edukatif, acara ini juga akan dimeriahkan dengan aksi jalan santai bertajuk “Anti Mager”. Agenda ini diusung untuk mengampanyekan budaya hidup sehat, aktif, dan produktif di lingkungan guru maupun pelajar.
Apresiasi Revitalisasi Sekolah dan Siapkan Lahan 50 Hektare
Dalam kesempatan yang sama, Syaharuddin menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kemendikdasmen atas kucuran program revitalisasi
Namun, demi percepatan mutu yang merata, Bupati berharap dukungan pusat tidak berhenti di sini.
“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Kami berharap pada tahun 2026 ini Kabupaten Sidrap kembali mendapatkan alokasi bantuan revitalisasi yang lebih besar,” tambahnya.
Sebagai wujud keseriusan dan totalitas daerah, Pemkab Sidrap bahkan telah menyiapkan lahan strategis seluas 20 hingga 50 hektare. Lahan ini dicadangkan khusus untuk mendukung pembangunan sekolah terintegrasi jika mendapat lampu hijau dan dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Lonjakan Prestasi Digital dan Sektor Unggulan Sidrap
Sektor pendidikan di Bumi Nene Mallomo ini memang menunjukkan progres signifikan. Salah satu rapor hijaunya dibuktikan oleh guru dari SMP Negeri 2 Pangkajene yang baru-baru ini menyabet prestasi gemilang lewat inovasi pembelajaran berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di ajang AI Talent Nusantara. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa tenaga pendidik di Sidrap siap menghadapi tantangan transformasi digital.
Tidak hanya berbicara soal rapor pendidikan, di hadapan Menteri, Bupati Syaharuddin juga memaparkan geliat sektor unggulan lainnya, seperti:
- Sektor Peternakan: Produksi telur Sidrap yang terus tumbuh pesat dan menyokong ketahanan pangan nasional.
- Pembangunan Sosial: Keberhasilan daerah dalam menekan angka stunting secara signifikan.
- Kesejahteraan: Program taktis dalam percepatan pengentasan kemiskinan.
Melalui pertemuan strategis ini, Pemkab Sidrap berharap hubungan sinergis dengan Kemendikdasmen dapat berjalan lebih erat demi melahirkan generasi emas yang unggul dan berdaya saing global.








Tinggalkan Balasan