
SIDRAP, FAKTA1.COM— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meninjau langsung progres pembangunan kembali Irigasi Lasireso yang mengalami kerusakan beberapa waktu lalu, Kamis (18/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat proses pengecoran yang sedang berlangsung. Ia menyampaikan, pekerjaan memasuki tahap akhir dan segera rampung untuk mendukung aktivitas pertanian.
“Irigasi Lasireso sudah di tahap pengecoran. Hari ini pengecoran sampai besok lanjut pengeringan. Kira-kira menurut Bapak PPK-nya 4-5 hari kemudian sudah bisa dialiri airnya,” ujar Bupati di lokasi.
- Viral Lagi, 3 Pemuda Sekaligus Kena Tegur Rusdi Masse: Isu Challenge Berbahaya dan Narasi “Transfer 16 Juta” Jadi Sorotan
- 10 Destinasi Wisata Terpopuler di Wajo: Dari Danau Legendaris hingga Jejak Budaya Bugis
- Profil Kabupaten Wajo dan Potensi Ekonominya: Dari Tanah Sutra hingga Jantung Perikanan Sulawesi Selatan
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Syaharuddin mengatakan, progres perbaikan telah berjalan sesuai rencana. Ia mengapresiasi percepatan penanganan yang dilakukan pihak Balai sehingga diharapkan segera rampung dan mendukung kebutuhan air pertanian di sejumlah wilayah.
“Ini sudah lengkap tinggal menunggu mobil mixer bekerja lembur baru pengeringan. Terima kasih Balai atas penanganannya yang cepat. Semoga ini cepat selesai,” kata Bupati.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kondisi cuaca yang mendukung aktivitas pertanian. Curah hujan dalam beberapa hari terakhir dinilai membantu pertumbuhan tanaman padi menjelang
“Kita bersyukur karena beberapa hari ini turun hujan sehingga sawah kita bagus dan subur. Tinggal perawatan menuju panen di bulan Agustus September,” ucapnya.
Irigasi Lasireso diharapkan segera kembali berfungsi sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian di tiga kecamatan, yakni Maritengngae, Tellu Limpoe, dan Panca Lautang, dapat terpenuhi.
Dengan ketersediaan air yang cukup serta program Listrik Masuk Sawah yang memasuki tahap pemasangan, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis produktivitas padi pada musim tanam kedua 2026 dapat meningkat.
- Viral Lagi, 3 Pemuda Sekaligus Kena Tegur Rusdi Masse: Isu Challenge Berbahaya dan Narasi “Transfer 16 Juta” Jadi Sorotan
- 10 Destinasi Wisata Terpopuler di Wajo: Dari Danau Legendaris hingga Jejak Budaya Bugis
- Profil Kabupaten Wajo dan Potensi Ekonominya: Dari Tanah Sutra hingga Jantung Perikanan Sulawesi Selatan
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Panen padi musim tanam kedua tersebut diproyeksikan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.
Hadir mendampingi Bupati Sidrap dalam peninjauan itu Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Haris Alimin, Kepala Bidang Bina Manfaat PSDA Abdul Rahman bersama jajaran Dinas PSDA, Camat Maritengngae Firman, Lurah Majelling Wattang, dan unsur terkait lainnya.








Tinggalkan Balasan