
FAKTA1.COM, SIDRAP –
Kontingen Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sukses mengukir tinta emas dalam sejarah dunia pendidikan Sulawesi Selatan. Tidak hanya sukses menjadi tuan rumah yang ramah, Sidrap resmi menasbihkan diri sebagai Juara Umum Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026.
Pesta prestasi para pahlawan tanpa tanda jasa ini resmi ditutup dalam suasana khidmat dan meriah di pelataran Masjid Agung Pangkajene, Senin malam (6/7/2026).
Berdasarkan klasemen akhir yang diumumkan, seluruh kontingen yang berlaga berhasil membawa pulang medali, dengan Sidrap kokoh bertengger di puncak tertinggi.
Dominasi di Arena, Berjaya Sejak Pembukaan
Sidrap memimpin klasemen akhir dengan koleksi 4 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Keberhasilan ini sekaligus menyudahi perlawanan sengit dari Kota Makassar yang harus puas di peringkat kedua (3 emas, 2 perak, 4 perunggu) dan Kabupaten Barru di urutan ketiga (3 emas, 2 perak, 2 perunggu).
Dominasi Sidrap sejatinya sudah terlihat sejak awal. Pada upacara pembukaan yang digelar di Stadion Ganggawa, 2 Juli 2026 lalu, kontingen tuan rumah sudah mencuri perhatian juri dan penonton hingga sukses menyabet penghargaan Juara I Defile.
Empat medali emas yang menjadi kunci kemenangan Sidrap lahir dari berbagai disiplin kompetisi, yaitu:
Lomba Pembelajaran Jenjang SMP/MTs
Vokal Grup
Pembacaan Ikrar Guru
Nyanyi Solo
Sementara itu, medali perak disumbangkan melalui cabang Tari Kreasi, Tenis Lapangan, dan MTQ Putra. Adapun medali perunggu diraih dari cabang Melukis, Tenis Meja, Petanque Putra, Mendongeng Putra, dan Tari Tunggal.
Apresiasi Bupati: “Ini Kado Terbaik untuk Pendidikan Sidrap”
Keberhasilan luar biasa ini disambut rasa bangga dan haru oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan keluarga besar PGRI Sidrap yang telah berjuang habis-habisan di lapangan.
”Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh keluarga besar PGRI Sidrap. Ini bukan hanya kemenangan, tapi bukti bahwa guru-guru Sidrap punya semangat, kekompakan, dan kualitas yang luar biasa, baik di kelas maupun di arena pertandingan,” ujar Syaharuddin penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa prestasi ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari latihan keras, disiplin, dan sinergi semua pihak.
“Juara umum ini adalah kado terbaik untuk dunia pendidikan Sidrap. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menginspirasi anak didik kita,” imbuhnya.
Kerja Kolektif dan Janji Bonus untuk Sang Juara
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Sidrap
”Alhamdulillah, tuan rumah sekaligus juara umum. Ini luar biasa. Terima kasih kepada pelatih, official, dan seluruh peserta yang sudah berjuang mengharumkan nama Sidrap,” kata Nurkanaah.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini adalah hasil kerja kolektif dari seluruh jajaran PGRI, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, yang disokong penuh oleh Pemkab Sidrap.
Sebagai bentuk apresiasi atas keringat dan perjuangan para atlet serta seniman guru, Nurkanaah meniupkan angin segar berupa bonus tambahan.
”Insya Allah untuk peraih juara ada tambahan bonus dari PGRI dan Pemda Sidrap,” ungkapnya disambut tepuk tangan riuh.
Klasemen Akhir Perolehan Medali Porsenijar PGRI Sulsel 2026
Berikut adalah peta kekuatan dan peringkat akhir seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan pada ajang Porsenijar PGRI 2026:
– Kabupaten Sidenreng Rappang (4 emas, 3 perak, 5 perunggu)
– Kota Makassar (3 emas, 2 perak, 4 perunggu)
– Kabupaten Barru (3 emas, 2 perak, 2 perunggu)
– Kabupaten Bone (2 emas, 4 perak, 1 perunggu)
– Kabupaten Gowa (2 emas, 3 perak, 1 perunggu)
– Kabupaten Wajo (2 emas, 2 perak, 2 perunggu)
– Kabupaten Bulukumba (2 emas, 1 perak, 3 perunggu)
– Kabupaten Enrekang (2 emas, 1 perak, 2 perunggu)
– Kabupaten Pinrang (2 emas, 3 perunggu)
– Kabupaten Maros (2 emas, 2 perunggu)
– Kabupaten Luwu Timur (1 emas, 3 perak, 2 perunggu)
– Kota Parepare (1 emas, 3 perak, 2 perunggu)
– Kabupaten Toraja Utara (1 emas, 2 perak, 1 perunggu)
– Kabupaten Sinjai (1 emas, 2 perak)
– Kota Palopo (1 emas, 3 perunggu)
– Kabupaten Bantaeng (1 emas, 2 perunggu)
– Kabupaten Tana Toraja (1 emas, 1 perunggu)
– Kabupaten Jeneponto (1 emas, 1 perunggu)
– Kabupaten Luwu (1 emas)
– Kabupaten Takalar (3 perak, 1 perunggu)
– Kabupaten Soppeng (2 perak, 3 perunggu)
– Kabupaten Luwu Utara (1 perak, 1 perunggu)
– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (2 perunggu)
– Kabupaten Kepulauan Selayar (2 perunggu).
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi telah sukses menjadi wadah solidaritas dan pembuktian mutakhir bahwa guru-guru di Sulawesi Selatan, khususnya di Bumi Nene Mallomo, memiliki kualitas yang patut diacungi jempol. (F1)








Tinggalkan Balasan