Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7714 Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengambil langkah taktis dalam menghadapi dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang melanda wilayah tersebut.

Bupati Sidrap turun tangan langsung dengan meminjamkan genset milik PLN kepada para petani setempat guna memastikan ketersediaan pasokan air untuk lahan pertanian yang terancam kekeringan.

Langkah cepat ini diambil untuk membantu para petani mengoperasikan mesin pompa air irigasi yang terkendala akibat penurunan debit air serta minimnya pasokan listrik untuk menggerakkan sumur bor di area persawahan.

Dengan adanya bantuan pinjaman genset ini, para petani diharapkan dapat tetap mengairi tanaman mereka dan meminimalisir risiko gagal panen (puso) di tengah cuaca ekstrem yang sedang berlangsung.

Penanganan Cepat di Tengah Cuaca Ekstrem
Fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau berkepanjangan telah memberikan tekanan berat bagi sektor pertanian di Kabupaten Sidrap. Penurunan debit air secara drastis membuat saluran irigasi konvensional tidak mampu menjangkau lahan-lahan pertanian milik warga. Di sisi lain, pemanfaatan sumur bor yang menjadi andalan alternatif kerap terkendala

oleh kapasitas dan pasokan listrik di lokasi persawahan.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Bupati Sidrap bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama pihak PLN untuk mengerahkan genset guna mendukung operasional pompa air secara maksimal. Kebijakan ini dinilai sebagai solusi taktis yang paling efektif dalam jangka pendek demi menjaga kelangsungan sektor pangan daerah.

Harapan Petani dan Antisipasi Jangka Panjang
Melalui intervensi langsung ini, pemerintah daerah optimis ancaman gagal panen atau puso yang menghantui para petani dapat ditekan seminimal mungkin. Kehadiran genset PLN di titik-titik krusial persawahan memastikan mesin-mesin pompa air tetap dapat menyedot air tanah secara kontinu.

Pemerintah Kabupaten Sidrap juga mengimbau para kelompok tani agar menggunakan bantuan fasilitas ini secara bijak dan bergotong-royong dalam pemeliharaannya. Ke depan, Pemkab Sidrap akan terus memantau perkembangan cuaca serta menyiapkan langkah mitigasi lanjutan guna melindungi para petani dari dampak buruk perubahan iklim.(fs)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.