Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7721 Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM – Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., memilih cara sederhana untuk melihat langsung denyut ekonomi masyarakat. Minggu (9/8/2026), ia menyambangi sejumlah lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP).

Tidak ada suasana protokoler yang berlebihan. Bupati tampak duduk bersama pedagang dan warga, berbincang santai sembari menikmati es kelapa muda yang dijual salah seorang pelaku UMKM, M. Rizal.

Kehadiran Yusran Akbar di lapak tersebut menjadi perhatian warga yang sedang menikmati suasana kawasan publik ICP. Ia tidak hanya berbicara dengan pedagang, tetapi juga menyempatkan diri bercengkerama dengan sejumlah pengunjung.

Bagi pemerintah daerah, perjumpaan langsung semacam itu penting untuk melihat bagaimana ruang publik sekaligus menjadi ruang ekonomi bagi masyarakat.

Di tengah aktivitas warga, Bupati Yusran Akbar melihat geliat usaha kecil yang tumbuh di kawasan tersebut sebagai bagian dari pergerakan ekonomi masyarakat Konawe.

“UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian kita. Saya senang melihat antusiasme dan kreativitas para pedagang di sini,” ujar Yusran Akbar.

Menurut dia, aktivitas para pelaku UMKM bukan sekadar mengisi ruang publik. Lebih dari itu, keberadaan mereka ikut menggerakkan transaksi ekonomi masyarakat.

“Ketika UMKM tumbuh, ekonomi

masyarakat juga bergerak. Karena itu, pemerintah harus hadir menciptakan iklim usaha yang baik dan memberikan ruang agar usaha masyarakat terus berkembang,” katanya.

Yusran menilai sektor kuliner dan usaha kreatif memiliki peluang besar untuk berkembang seiring semakin aktifnya pemanfaatan ruang-ruang publik di Konawe.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung masyarakat untuk berusaha, termasuk dengan menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

Kunjungan ke lapak UMKM di ICP tersebut sekaligus memperlihatkan pola pendekatan yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat. Tidak selalu melalui forum resmi atau pertemuan di ruang pemerintahan, tetapi juga melalui perjumpaan langsung di tengah aktivitas warga.

Bagi para pelaku UMKM, kehadiran kepala daerah di tempat mereka berjualan setidaknya memberi pesan bahwa usaha kecil yang mereka jalankan mendapat perhatian dari pemerintah.

Dan di tengah geliat aktivitas ekonomi masyarakat, ruang publik seperti ICP perlahan tidak hanya menjadi tempat warga berkumpul dan bersantai, tetapi juga menjadi titik tumbuhnya usaha-usaha kecil yang menghidupi banyak keluarga.(*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.