
KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar rapat koordinasi bersama Asosiasi Camat, Asosiasi Lurah, dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Konawe, Selasa (11/8/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPMD Kabupaten Konawe, Aswar, S.Si., M.M., sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antara Pemerintah Daerah dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa.
Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai program serta kebijakan Pemerintah Kabupaten Konawe yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di tingkat kewilayahan.
- Isi BBM di SPBU Massemba Enrekang Pas atau Tidak? Disperindag Enrekang Turun Uji Langsung Nozzle Pompa
- Mahasiswa Antropologi Unhas Angkat Kisah Suku To Karunsi’e, Budaya yang Nyaris Tak Dikenal di Luwu Timur
- Sama-Sama Pejabat Baru di Sidrap, Kapolres AKBP Indra Waspada Yuda Temui Kepala ATR/BPN
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Dalam rapat, koordinasi antarpemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa menjadi salah satu hal yang ditekankan agar setiap program yang dijalankan dapat terlaksana secara efektif, terintegrasi, serta tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain membahas penguatan koordinasi pemerintahan, rapat tersebut juga membahas persiapan pelaksanaan Expo Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Konawe, Jumar Lakarana, S.Pd., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari persiapan bersama menghadapi pelaksanaan Expo Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2026.
“Rapat bersama antara DPMD, Asosiasi Camat, Asosiasi Lurah dan OPD. Poinnya di situ persiapan Expo Inovasi Daerah tahun 2026, yang insya Allah akan dilaksanakan bulan November nanti,” jelas Jumar.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut nantinya melibatkan seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Konawe. Tercatat sebanyak 291 desa dan 57 kelurahan, sehingga secara keseluruhan terdapat 348 desa/kelurahan yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.
- Isi BBM di SPBU Massemba Enrekang Pas atau Tidak? Disperindag Enrekang Turun Uji Langsung Nozzle Pompa
- Mahasiswa Antropologi Unhas Angkat Kisah Suku To Karunsi’e, Budaya yang Nyaris Tak Dikenal di Luwu Timur
- Sama-Sama Pejabat Baru di Sidrap, Kapolres AKBP Indra Waspada Yuda Temui Kepala ATR/BPN
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Menurut Jumar, keterlibatan seluruh desa dan kelurahan menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi sekaligus memastikan setiap wilayah dapat mengambil bagian dalam pelaksanaan Expo Inovasi Daerah Tahun 2026.
Keterlibatan tersebut juga diharapkan dapat
Sementara itu, Aswar menyampaikan bahwa penguatan koordinasi diperlukan agar kebijakan pemerintah daerah dapat dipahami dan diimplementasikan secara baik hingga ke tingkat pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, camat, lurah, dan kepala desa memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai program pemerintah berjalan di wilayah masing-masing, sekaligus menjadi penghubung dalam menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah daerah.
Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara seluruh unsur pemerintahan perlu terus dibangun. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama.
Rapat tersebut juga menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah daerah dan pemerintah di tingkat kewilayahan dalam mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Konawe.
Melalui forum koordinasi tersebut, diharapkan terbangun kesamaan persepsi, komunikasi yang lebih efektif, serta komitmen bersama dalam menjalankan program pemerintahan dan pembangunan.
Sinergi antara camat, lurah, dan kepala desa dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak awal, pelaksanaan Expo Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan potensi desa serta kelurahan, sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Konawe berharap koordinasi serupa dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Konawe dapat berjalan lebih optimal, sejalan dengan komitmen “Pemerintah Daerah. Membangun Desa, Menata Kota menuju Konawe Bersahaja.”









Tinggalkan Balasan