
KONAWE – Kebutuhan tenaga kerja di sektor perkebunan menjadi salah satu peluang yang ditawarkan PT Tani Prima Makmur, yang beralamat di Lerehoma, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dalam pelaksanaan Job Fair Konawe 2026 di Pelataran Eks MTQ Kabupaten Konawe, Rabu (12/8/2026).
Perwakilan PT Tani Prima Makmur, Asri, mengatakan kegiatan Job Fair menjadi ruang yang cukup besar bagi perusahaan untuk bertemu langsung dengan masyarakat pencari kerja.
“Sejauh ini saya melihat cukup ramai pencari kerja yang datang ke Job Fair ini. Dari sini kita bisa melihat bahwa sebenarnya banyak pencari kerja yang memang membutuhkan pekerjaan. Mungkin selama ini wadah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan masih terbatas,” ujar Asri.
Menurut Asri, Job Fair tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, tetapi juga membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan operasional.
“Dengan adanya Job Fair ini, saya rasa pemerintah Kabupaten Konawe sudah memberikan wadah yang lumayan besar kepada para pencari kerja dan juga terutama bagi kami perusahaan. Karena dari sisi perusahaan sendiri, kami sebenarnya juga kesulitan mencari pencari kerja,” jelasnya.
Asri mengungkapkan, PT Tani Prima Makmur memiliki kebutuhan tenaga kerja yang cukup besar untuk mendukung operasional perusahaan di sektor perkebunan kelapa sawit.
“Untuk kebutuhan tenaga kerja, cukup banyak, terutama di kebun karena kami bergerak di bidang kelapa sawit,” kata Asri.
Ia menjelaskan, sejumlah posisi yang dibuka dalam rekrutmen tersebut meliputi pekerja panen, pekerja tunas (prunning), pekerja jangkos, serta tenaga analisis laboratorium.
“Kami membutuhkan pekerja panen, pekerja tunas atau prunning, pekerja jangkos, kemudian ada juga tenaga untuk analisis laboratorium,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan Asri, PT Tani Prima Makmur memiliki dua estate atau wilayah operasional perkebunan, yakni Estate Konaweha dan Estate Lahumbuti.
Asri merinci,
Selain itu, Asri menyebutkan, perusahaan juga membutuhkan sekitar 30 tenaga kerja pada masing-masing estate untuk bagian prunning atau pekerja perawatan. Dengan dua estate, kebutuhan untuk posisi tersebut mencapai sekitar 60 orang.
Sementara untuk tenaga pendukung lainnya, menurut Asri, PT Tani Prima Makmur membutuhkan tiga orang tenaga mekanik dan dua orang tenaga analisis laboratorium.
“Jadi memang kebutuhan tenaga kerja kami cukup banyak, khususnya untuk mendukung operasional di bagian perkebunan,” ungkap Asri.
Pada hari pelaksanaan Job Fair, Asri mengatakan, sekitar 20 pencari kerja telah datang langsung ke stan PT Tani Prima Makmur. Sementara pendaftar melalui sistem daring juga telah mencapai sekitar 20 orang.
“Untuk hari ini baru sekitar 20-an yang datang langsung ke sini. Kalau yang online juga sudah sekitar 20 orang,” ujarnya.
Menurut Asri, antusiasme pencari kerja dalam kegiatan tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan di daerah.
Ia berharap kegiatan Job Fair dapat terus dilaksanakan karena menjadi sarana yang mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan masyarakat pencari kerja.
Bagi PT Tani Prima Makmur, kata Asri, Job Fair Konawe 2026 menjadi momentum untuk menjaring tenaga kerja lokal yang memiliki kemampuan, kesiapan, dan kemauan untuk bekerja serta berkembang bersama perusahaan.
Dengan kebutuhan tenaga kerja yang cukup besar di Estate Konaweha dan Estate Lahumbuti, PT Tani Prima Makmur membuka peluang bagi masyarakat Konawe untuk berkontribusi dalam sektor perkebunan kelapa sawit.









Tinggalkan Balasan