
KONAWE – Pelaksanaan Job Fair Konawe 2026 dimanfaatkan PT. Huayue Nickel Cobalt (HYNC) untuk membuka ruang lebih luas bagi masyarakat lokal yang ingin meniti karier di sektor industri.
Perusahaan yang bergerak di bidang
bidang usahanya Ekstraksi dan pemurnian logam nikel serta kobalt, yang beroperasi di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, itu turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di Pelataran Eks MTQ Kabupaten Konawe, Rabu (12/8/2026).
HRD PT HYNC, Muhammad Rais Al Amin bersama Velly, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam Job Fair menjadi salah satu upaya untuk menemukan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
- Saat Banyak Pembeli Tak Bawa Uang Tunai, Mahasiswa Unhas Bantu Pedagang Wette’e Masuk Era QRIS
- Panas, Wakil Bupati Gowa Berpotensi Naik Tahta, Ini Analisanya
- Tinggalkan Batu Lappa, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Serahkan “Rapor Kesehatan” Warga Watang Pulu Sidrap
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Menurut Muhammad Rais, tantangan dalam proses rekrutmen bukan semata-mata terletak pada banyaknya pelamar, melainkan bagaimana menemukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, pengalaman, sekaligus kesiapan untuk bekerja.
“Yang menjadi tantangan kami adalah mencari tenaga kerja yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan, baik dari sisi kompetensi, pengalaman, maupun kesiapan bekerja. Tidak semua pelamar memiliki keterampilan yang sesuai dengan posisi yang tersedia,” ujarnya.
Karena itu, kata dia, Job Fair menjadi ruang penting untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan potensi tenaga kerja yang tersedia di daerah.
“Melalui kegiatan Job Fair ini kami berharap dapat menjaring lebih banyak calon tenaga kerja, khususnya tenaga kerja lokal yang memiliki potensi dan kemauan untuk berkembang,” katanya.
Hal senada disampaikan HRD PT HYNC, Velly. Ia menilai Job Fair memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk bertemu langsung dengan pencari kerja tanpa harus melalui proses yang sepenuhnya berlangsung secara daring.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang datang menjadi gambaran bahwa peluang kerja di sektor industri masih mendapat perhatian besar dari masyarakat Konawe.
- Saat Banyak Pembeli Tak Bawa Uang Tunai, Mahasiswa Unhas Bantu Pedagang Wette’e Masuk Era QRIS
- Panas, Wakil Bupati Gowa Berpotensi Naik Tahta, Ini Analisanya
- Tinggalkan Batu Lappa, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Serahkan “Rapor Kesehatan” Warga Watang Pulu Sidrap
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Dengan adanya Job Fair seperti ini, kami bisa lebih mudah bertemu dengan para pencari kerja dan melihat langsung calon-calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujar Velly.
Velly menegaskan, proses seleksi di perusahaan
“Yang kami lihat bukan hanya berkas atau latar belakang pendidikan, tetapi juga bagaimana kesiapan mereka untuk bekerja, kemauan belajar, kedisiplinan, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan perusahaan,” jelasnya.
Ia pun mengapresiasi pelaksanaan Job Fair Konawe 2026. Menurut Velly, kegiatan tersebut memberikan manfaat timbal balik karena perusahaan dapat memperoleh calon tenaga kerja, sementara masyarakat mendapatkan informasi secara langsung mengenai peluang dan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini bisa mendapatkan tenaga kerja lokal yang memang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan memiliki kemauan untuk berkembang bersama perusahaan,” katanya.
Muhammad Rais menambahkan, perusahaan tidak hanya mencari pekerja yang memiliki kemampuan teknis. Sikap dan karakter dalam bekerja juga menjadi bagian penting dalam proses rekrutmen.
Kedisiplinan, tanggung jawab, kemauan belajar, serta kemampuan beradaptasi dinilai menjadi modal penting bagi calon tenaga kerja untuk bertahan dan berkembang di lingkungan industri.
“Bagi kami, selain kemampuan teknis, sikap kerja, kedisiplinan, dan kemauan untuk belajar juga menjadi pertimbangan penting dalam proses rekrutmen,” pungkasnya.
Keikutsertaan PT. Huayue Nickel Cobalt (HYNC) dalam Job Fair Konawe 2026 menunjukkan bahwa peluang bagi tenaga kerja lokal untuk masuk ke sektor industri masih terbuka. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan peningkatan kompetensi dan kesiapan kerja agar tenaga lokal mampu bersaing memenuhi kebutuhan dunia usaha.
Pesan tersebut sejalan dengan Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., yang terus mendorong masyarakat, khususnya pencari kerja lokal, meningkatkan keterampilan dan kompetensi agar mampu mengambil bagian dalam pertumbuhan dunia usaha dan industri di Kabupaten Konawe.









Tinggalkan Balasan